Dalam wawancara dengan Marca, Carlo Ancelotti mengakui bahwa tersingkirnya Real Madrid di perempat-final Liga Champions 2024/25 menjadi momen yang mengakhiri masa baktinya di Santiago Bernabeu.
Meski memiliki skuad bertabur bintang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham, pelatih asal Italia itu gagal mempersembahkan satu pun trofi besar di musim terakhirnya. Kendati demikian, Ancelotti tetap meninggalkan jejak sebagai pelatih tersukses dalam sejarah klub, dengan total 15 gelar dari dua periode kepelatihan.