Dalam podcastnya Simply Luppen, Kroos yang pensiun tahun lalu mengaku terkejut mendengar aturan baru tersebut.
"Saya hampir terjatuh dari kursi [ketika mendengarnya]. Kwasniok sudah lebih dulu bilang. Saya bahkan baru tahu mereka memperkenalkan aturan seperti itu. Padahal masalah besar seperti VAR saja belum selesai," ujar mantan gelandang Madrid dan Bayern Munich itu.
"Idenya memang bagus dan maksudnya baik, tapi kalau menempatkan diri dalam situasi itu, saya cuma berpikir: ‘Oke, baguslah.’ Jadi kita bersalaman 70 menit sebelum laga, melakukan interaksi yang saling menghormati dan sebagainya, tapi saat itu emosi pertandingan belum ada."
"Aturan ini sama sekali tidak memberi efek dan tidak ada nilainya, malah mengganggu persiapan kapten tim. Sedang serius bersiap, tiba-tiba harus bilang betapa kita saling menghormati. Lalu di menit kelima, sudah tidak ada salaman lagi, malah kena kartu kuning."