CEO Liga Primer Inggris Richard Masters melancarkan kritik tajam yang jarang terjadi kepada FIFA. Ia menuduh badan pengatur sepakbola dunia tersebut secara sepihak terus menambah jumlah pertandingan dan kompetisi, tanpa memedulikan dampak buruknya terhadap liga domestik dan kesejahteraan para pemain.
Berbicara dalam sebuah konferensi bisnis olahraga di London, Masters menggambarkan situasi ini sebagai sebuah "perjuangan" antara liga-liga domestik melawan FIFA. Menurutnya, mereka sedang berebut dua "bahan baku" paling fundamental dalam sepakbola: waktu para pemain dan ruang di dalam kalender pertandingan.
Kekhawatiran terbesar Masters adalah bahwa penambahan kompetisi dari FIFA dan UEFA akan memaksa klub-klub untuk tidak lagi memprioritaskan Liga Primer. Ia takut para manajer akan mulai mengistirahatkan pemain-pemain kunci mereka di pertandingan liga akhir pekan, yang pada akhirnya akan merusak integritas dan kualitas kompetisi.
Perang kata-kata ini bukanlah hal baru dan kini telah memasuki babak yang lebih serius. Masters, yang juga menjabat sebagai ketua Asosiasi Liga Dunia, telah menjadi bagian dari pengajuan keluhan hukum resmi terhadap FIFA ke Komisi Eropa. Komentar terbarunya ini menandakan eskalasi dalam pertempuran memperebutkan masa depan kalender sepakbola global.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)


%20(1).jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

