Getty Images SportDiterjemahkan oleh
Bintang Real Madrid Vinicius Jr jadi sasaran nyanyian aneh di stadion padahal tidak bermain
Menindak tegas kebencian
Liga melancarkan upaya baru yang agresif untuk memberantas nyanyian bernada penghinaan dari stadion-stadion Spanyol musim ini. Badan pengelola kompetisi itu baru-baru ini merilis laporan lengkap yang merinci perilaku penonton yang tidak dapat diterima dalam rangkaian pertandingan domestik terbaru.
Akhir pekan lalu sayangnya diwarnai dua insiden yang sepenuhnya terpisah, yang menunjukkan dengan jelas bahwa kebencian masih menonjol di tribune. Liga secara resmi mencatat kedua kejadian tersebut di Spanyol dan menegaskan bahwa tindakan semacam itu tidak akan dibiarkan tanpa hukuman ke depannya.
Inisiatif ini merupakan bagian dari kampanye liga yang lebih luas untuk mengubah perilaku suporter secara mendasar dan memperbaiki suasana sepakbola Spanyol secara keseluruhan.
Getty Images SportNyanyian aneh tentang Vinicius
Insiden paling mencolok sekaligus meresahkan pada akhir pekan itu terjadi dalam pertandingan antara Real Sociedad dan Deportivo La Coruna. Sesaat sebelum turun minum, sekelompok suporter tuan rumah di tribune bawah stadion di wilayah Basque mulai meneriakkan ejekan secara terang-terangan kepada Vinicius.
Mereka berulang kali meneriakkan, “Vinicius itu bodoh, bodoh,” dalam serangan yang ditujukan kepada penyerang Brasil tersebut tanpa provokasi sama sekali. Anehnya, bintang Madrid itu tidak berada di lapangan ataupun di sekitar stadion saat pertandingan tersebut berlangsung.
Ketegangan seputar El Clasico meningkat
Nyanyian yang menyasar Vinicius ini terdengar hanya sehari setelah insiden yang melibatkan penyerang tersebut menjadi sorotan luas. Pemain asal Brasil itu mendapat kartu merah dan diusir dari lapangan saat Madrid menghadapi Villarreal karena menarik rambut seorang pemain lawan di lapangan.
Sementara itu, Liga juga mendokumentasikan penghinaan yang meluas dalam pertandingan Barcelona baru-baru ini melawan Getafe, klub yang berbasis di pinggiran kota Madrid. Dalam pertandingan tersebut, suporter terdengar menyanyikan nyanyian bernada hinaan yang secara khusus ditujukan kepada Real Madrid dalam tiga kesempatan yang benar-benar terpisah.
Rentetan hinaan ini jelas menciptakan suasana yang sangat tidak bersahabat menjelang laga Clasico mendatang. Namun, para pejabat liga kembali menegaskan dengan keras bahwa perilaku agresif semacam ini sama sekali tidak mendapat tempat di stadion modern.
AFPPotensi penutupan tribun
Para pejabat Liga telah mencermati seluruh insiden terbaru ini dan kini tengah menyiapkan respons yang jauh lebih tegas. Organisasi tersebut menegaskan bahwa pihaknya berhak mengambil tindakan langsung dan segera setelah meluncurkan serangkaian langkah pencegahan pada awal musim ini.
Langkah disipliner berikutnya telah direncanakan seiring upaya otoritas sepakbola Spanyol menerapkan konsekuensi yang jauh lebih berat bagi kelompok suporter yang tidak tertib. Liga tengah menjadikan model disipliner yang saat ini digunakan di Prancis sebagai acuan untuk menangani gangguan penonton yang terus terjadi.
Artinya, klub-klub yang melakukan pelanggaran bisa segera menghadapi sanksi berat berupa penutupan sebagian stadion. Sanksi penutupan bersyarat terhadap tribune tertentu yang menjadi lokasi pelanggaran diperkirakan luas akan menjadi langkah besar pertama untuk menjatuhkan hukuman berat atas tindakan yang sama sekali tidak dapat diterima ini.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
