Rekor penyerang Fulham hampir sempurna, dengan hanya dua kali gagal dari 46 upaya dalam pertandingan kompetitif. Kegagalan pertamanya terjadi dalam pertandingan persahabatan melawan Uruguay pada 2018, saat Fernando Muslera melakukan penyelamatan, sementara kegagalan lainnya terjadi dalam pertandingan perempat final Liga Europa yang krusial melawan Sevilla pada 2020. Sejak itu, ia kembali ke performa terbaiknya yang konsisten, memberikan rasa kepastian bagi Fulham setiap kali wasit menunjuk titik penalti di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Keandalannya terlihat jelas saat penyerang Meksiko itu menambah rekor penalti sempurna Premier League-nya melawan Sunderland bulan lalu. Mengonversi upaya terbarunya membawa dia ke 13 gol sukses dari 13 upaya di kasta tertinggi, menciptakan potongan sejarah Inggris yang unik. Legenda Manchester City, Yaya Toure, sebelumnya memegang rekor sempurna 11 dari 11, tetapi rekor baru Jimenez bisa melampaui itu jauh sebelum dia meninggalkan Premier League. Jimenez kini menjadi standar emas konsistensi dari titik penalti, membuktikan keyakinan dirinya didasarkan pada hasil yang nyata.