Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FBL-ESP-LIGA-ATLETICO-VILLARREALAFP

Diterjemahkan oleh

'Biarkan dia pergi selamanya' - Julian Alvarez mendapat cemoohan brutal dari fans Atletico Madrid

  • Sambutan tidak bersahabat di Metropolitano

    Alvarez disambut hujan cemoohan keras dari suporternya sendiri saat ia berjalan masuk ke lapangan di Riyadh Air Metropolitano. Pemain berusia 26 tahun itu awalnya tidak masuk dalam starting XI, tetapi pelatih Diego Simeone memasukkannya pada menit ke-66 untuk menggantikan Marc Pubill. Namun, ketika nama dan wajahnya muncul di layar, paduan ejekan dan siulan yang memekakkan telinga meledak dari sebagian 70.692 penonton di dalam stadion. Permusuhan itu tidak berhenti pada siulan, karena para fans terdengar lantang meneriakkan "Suruh dia pergi, biarkan dia pergi selamanya, Puta Barca" saat Alvarez melakukan pemanasan.

  • Iklan
  • Atletico de Madrid v Villarreal CF - LaLiga EA Sports 2026/27Getty Images Sport

    Kaitan transfer Arsenal dan Barcelona

    Reaksi keras itu dipicu oleh Alvarez yang secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menjajaki opsi lain dan bertemu dengan Simeone untuk membahas masa depannya. Arsenal dan Barcelona muncul sebagai destinasi potensial bagi pemain Argentina itu pada musim panas ini.

    Namun, Atletico Madrid tetap teguh pada pendiriannya, dengan menegaskan bahwa Alvarez tidak akan dijual dengan nilai kurang dari klausul rilisnya sebesar £428 juta (€500 juta). Meski banderolnya sangat besar, Arsenal tetap tertarik untuk bergerak sebelum tenggat transfer yang semakin dekat. Klub London itu memiliki anggaran yang besar, meski mereka juga dikabarkan sedang menjajaki kesepakatan untuk striker Galatasaray, Victor Osimhen.

  • Penampilan cameo yang kurang meyakinkan

    Alvarez kesulitan memberi dampak signifikan selama 24 menit berada di lapangan dalam hasil imbang 2-2 itu. Sang penyerang hanya mencatatkan 12 sentuhan dan melepaskan satu tembakan yang diblok, dengan expected goals (xG) hanya 0,05. Meski Alvarez menyelesaikan sembilan dari 10 percobaan operannya, ia dua kali kehilangan penguasaan bola dan gagal mencatatkan dribel sukses.

    Villarreal mengamankan satu poin lewat penalti Gerard Moreno dan Georges Mikautadze, yang membatalkan gol dari Pubill dan Giuliano Simeone. Setelah peluit akhir berbunyi, hubungan yang retak antara pemain dan fans terlihat jelas ketika Alvarez langsung meninggalkan lapangan, sementara pemain Atletico Madrid lainnya tetap tinggal untuk menyapa para pendukung.

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Julian Alvarez Diego SimeoneGetty Images

    Langkah berikutnya untuk Alvarez?

    Masih harus dilihat apakah Alvarez bisa membangun kembali hubungannya yang retak dengan para pendukung Atletico Madrid atau apakah transfer pada akhir musim panas akan terwujud. Sementara itu, Simeone harus mempersiapkan skuadnya untuk pertandingan-pertandingan La Liga mendatang, sambil mengatasi gangguan besar dari penyerangnya yang situasinya belum jelas.