"[Di Bayern Munich], saya dijanjikan banyak hal dan banyak yang tidak ditepati," ujarnya kepada Relevo. "Saya butuh waktu lama untuk beradaptasi. Beda negara, beda bahasa, beda makanan, dan beda liga. Mana bisa saya beradaptasi dalam sebulan."
Ia menambahkan: "Mereka bilang kedatangan saya tak ada harganya buat Bayern Munich. Media membunuh saya karena katanya saya tidak bisa berbahasa Inggris atau Jerman. Saya tak memedulikan itu, saya apa adanya saja. Tetapi orang tua saya sangat menderita."