Kini, menurut Sport, Xavi membidik liga Inggris sebagai pelabuhan berikutnya. Dia ingin mengikuti gurunya, Pep Guardiola.
Xavi meyakini, dirinya memiliki kapabilitas untuk meniru jejak kesuksesan Guardiola bersama Manchester City, klub yang baru saja dibawanya mengukir sejarah dengan juara EPL empat musim beruntun. Xavi melihat, dirinya punya kapasitas untuk memikat para kontestan EPL.
Xavi sebetulnya terbilang tak gagal-gagal amat bersama Los Blaugrana. Hanya saja, eks pelatih Al Sadd ini tak kuat menghadapi tekanan dari media-media Spanyol.