Barcelona dikabarkan mendapat denda £21.400 (Rp433 juta) dan hukuman satu pertandingan gegara "perilaku rasis" penggemarnya kontra Paris Saint-Germain
Article continues below
Article continues below
Article continues below
Barcelona didenda £21.400 (Rp433 juta) karena "perilaku rasis" penggemarnya
Dihukum satu pertandingan
Dilarang jual tiket ke fans tandang di kompetisi UEFA
APA YANG TERJADI?
Menurut The Athletic, lembaga banding UEFA mendenda Barcelona £21.400 (Rp433 juta) karena perilaku rasis, £1.700 (Rp34,4 juta) karena menyalakan kembang api, dan £4.280 (Rp86,7 juta) karena merusak properti saat mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) 3-2 pada leg pertama perempat-final Liga Champions di Paris. UEFA juga menjatuhkan hukuman percobaan melarang Blaugrana menjual tiket ke fans tandang di laga Eropa. Periode hukuman percobaan ini dimulai pada 18 April dan berlangsung selama satu tahun ke depan.
Iklan
Getty Images
SITUASINYA
Barcelona tersingkir dari Liga Champions setelah PSG menang 4-1 di leg kedua, Rabu (17/4) dini hari WIB. Tindakan beberapa pendukung mereka menunjukkan sepakbola masih dijangkiti masalah rasisme - seperti yang dialami Vinicius Junior - dan Spanyol adalah berulang kali melakukan pelanggaran ini.
TAHUKAH ANDA?
Bayern Munich tak didampingi para pendukungnya saat bertarung melawan Arsenal di Emirates pada leg pertama perempat-final Liga Champions. The Bavarians dihukum karena menyalakan kembang api saat bertandang ke markas Lazio di babak 16 besar.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Barca harus segera bangkit dari kekecewaan eliminasi Liga Champions, karena Real Madrid telah menanti di Santiago Bernabeu untuk laga El Clasico di La Liga, Senin (22/4) dini hari WIB.