Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

FBL-ENG-PR-MAN UTD-LIVERPOOLAFP

Diterjemahkan oleh

"Saya Selalu MARAH!" - Winger Barcelona Marcus Rashford Jujur-Jujuran Soal Rezim Jose Mourinho Di Manchester United

  • Rashford dipinjamkna Man United ke Barcelona
  • Bicarakan manajer-manajer lamanya
  • Akui frustrasi di bawah Mourinho
  • APA YANG TERJADI?

    Sepanjang kariernya di Manchester United, Marcus Rashford telah bekerja di bawah sejumlah pelatih top dunia. Ia memulai kariernya di akademi pada masa kejayaan Sir Alex Ferguson, lalu bermain di bawah asuhan Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Erik ten Hag, Ralf Rangnick, hingga Ruben Amorim di Old Trafford.

  • Iklan
  • FBL-ENG-PR-MAN UTD-SWANSEAAFP

    SITUASINYA

    Kini, Rashford kembali bekerja di bawah manajer ngetop, yakni Hansi Flick, setelah dipinjamkan ke Barcelona selama satu musim. Tim yang diasuh pelatih asal Jerman itu terkenal dengan intensitas permainan tinggi, dan Rashford mengaku pramusim di Catalunya terasa “berat” baginya. Saat ditanya soal pelatih yang paling berpengaruh baginya, Rashford pun menyinggung masa-masa dilatih Mourinho di Old Trafford.

  • APA YANG DIKATAKAN RASHFORD?

    Berbicara di podcast The Rest Is Football, Rashford mengatakan: “Paling berpengaruh? Mungkin [Louis] Van Gaal, Jose [Mourinho], dan Ole [Gunnar Solskjær]. Saya punya begitu banyak pelatih, jadi mustahil membandingkan semuanya. Tapi saat masih berkembang di usia muda, sampai bertemu Jose, saya belum pernah punya pelatih yang begitu terobsesi pada kemenangan seperti dia."

    "[Van Gaal] juga terobsesi menang, tapi ia ingin melakukannya dengan gaya sepakbola indah. Jose tidak peduli—kalau menang ya menang. Lanjut ke laga berikutnya. Pada awalnya, saya selalu marah. Tapi karena kami terus menang, dan dia memang pemenang sejati, lama-lama saya mulai mengerti."

    "Kalau kami menang, dia tidak mengungkit kekurangan di laga sebelumnya. Tapi kalau kalah, dia akan tunjukkan semua. Setelah beberapa bulan, saya mulai menghormati pendekatan itu, dan saya pun merasakan hasilnya bermain di bawah asuhannya."

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • Marcus Rashford Barcelona 2025Getty

    SELANJUTNYA UNTUK RASHFORD & BARCELONA

    Barcelona akan memulai kampanye mempertahankan gelar La Liga dengan melawan Real Mallorca, Minggu (17/8) dini hari WIB. Rashford berharap bisa tampil, meski masih menunggu agar proses pendaftaran di skuad Barca selesai tepat waktu.