Wonderkid Barcelona Lamine Yamal mungkin memang calon superstar, namun Hansi Flick emoh memberinya perlakuan khusus di Catalunya.
Article continues below
Article continues below
Article continues below
Yamal pecahkan berbagai rekor
Juara Euro 2024 dan calon megabintang di Barca
Tapi Flick emoh beri perlakuan khusus
APA YANG TERJADI?
Di usia yang baru saja menginjak 17 tahun, Lamine Yamal telah memecahkan berbagai rekor bersama klub dan negara. Ia melakoni debutnya untuk Barcelona pada usia 15 tahun, sebelum menjadi juara kontinental bersama Spanyol pada Euro 2024.
Iklan
Getty
SITUASINYA
Yamal digadang-gadang akan meraih Golden Boy dan Ballon d'Or di masa depan, dan bahkan sudah membuka rekening golnya di La Liga 2024/25 untuk Blaugrana. Kendati demikian, bocah jebolan La Masia itu tidak akan mendapatkan perlakuan khusus di Catalunya.
YAMAL DIHUKUM "TAMPAR"
Menurut Mundo Deportivo, Yamal dijatuhi hukuman "terowongan tamparan" setelah terlambat menghadiri pertemuan pra-latihan bersama Hansi Flick. Mantan manajer Bayern Munich itu menegaskan bahwa kedisiplinan menjadi salah satu pilar utama dalam kesuksesan timnya.
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami
Satu sosok senior lain di ruang ganti Barca yang namanya tak disebutkan juga diberi hukuman karena terlambat latihan – seiring usaha Flick menjadwalkan sesi latihan ganda. Pemain tersebut, yang terlambat karena tertidur, kabarnya dimarahi di depan satu skuad Barca.
SELANJUTNYA BUAT BARCEONA & YAMAL
Ketegasan Flick terbukti berdampak positif, karena Barcelona kini menduduki puncak klasemen La Liga dengan poin maksimal dari empat laga pertama di 2024/25. Mereka telah mencatatkan 13 gol, dan Yamal sendiri sudah menyumbang empat assist (terbanyak di La Liga) dan satu gol.