Levante UD v Atletico de Madrid - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

Akhir Sebuah Era, Atletico Madrid PECAT Diego Simeone?!

  • Atletico Madrid mau pecat Simeone?

    Menurut laporan Sport, Atletico Madrid tengah mengevaluasi masa depan Diego Simeone di kursi kepelatihan. Manajer asal Argentina tersebut masih terikat kontrak hingga 2027, namun disebut memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan direktur olahraga baru Los Rojiblancos, Mateu Alemany, yang notabene pernah menjadi direktur olahraga Barcelona.

    Di atas lapangan, situasi Atletico jauh dari ideal. Mereka kini berada di peringkat ketiga La Liga, tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen Barca. Mereka juga menelan kekalahan dari Bodo/Glimt pada laga terakhir fase liga Liga Champions, yang membuat Atletico harus menjalani play-off demi mencapai fase gugur. Rangkaian hasil buruk belakangan, ditambah perbedaan pandangan di bursa transfer, disebut membuat posisi Simeone semakin terancam.

  • Iklan
  • FBL-EUR-C1-GALATASARAY-ATLETICOAFP

    Calon pengganti Simeone

    Atletico juga harus mempertimbangkan fakta bahwa Simeone merupakan salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di dunia, yakni sekitar €13 juta per musim. Dalam laporan tersebut, ia hanya berada di bawah Simone Inzaghi (Al-Hilal), Pep Guardiola (Manchester City), Mikel Arteta (Arsenal), dan, secara mengejutkan, David Moyes (Everton). Simeone sendiri dikabarkan bisa memilih pergi jika target-target yang ia canangkan musim ini tidak tercapai. Namun, mencari pengganti untuk sosok yang sudah menjadi legenda klub jelas bukan perkara mudah.

    Alemany disebut telah mulai menyusun rencana jangka panjang dengan mencari kandidat pelatih berikutnya, dan nama bos Bournemouth Andoni Iraola masuk dalam radar. Meski begitu, Iraola diklaim lebih memilih bertahan di Liga Inggris, kecuali ada tawaran yang benar-benar serius jika Simeone akhirnya dicopot dari jabatannya.

  • Kiprah luar biasa Simeone di Atletico Madrid

    Sulit memisahkan Atletico Madrid modern dari sosok Diego Simeone. Selama 15 tahun membimbing klub, ia membawa Los Colchoneros ke tingkat kesuksesan yang nyaris tak terbayangkan sebelumnya.

    Di bawah arahannya, Atletico menjuarai La Liga dua kali, Liga Europa dua kali, Copa del Rey, serta Piala Super Spanyol. Ia juga dua kali memenangkan Piala Super UEFA dan dua kali membawa Atletico menjadi runner-up Liga Champions. Secara individu, Simeone terpilih sebagai Pelatih Terbaik La Liga sebanyak empat kali.

    Meski demikian, Simeone pernah mengungkapkan mimpinya melatih Inter Milan di masa depan, klub yang pernah ia bela sebagai pemain antara 1997 hingga 1999.

    “Ini tidak hanya bergantung pada saya, tapi dalam karier kepelatihan saya, saya bisa membayangkan diri saya melatih Inter suatu hari nanti. Saya yakin itu akan terjadi,” ujar Simeone.

    “Mereka bermain sangat baik, punya kepribadian, dan ide menyerang yang jelas. Skuadnya luar biasa. Saat melawan Milan mereka tampil proaktif. Mereka memang tidak mencetak gol, tapi bisa saja menang. Mereka pantas mendapatkannya. Kami harus membawa pertandingan ke area di mana kami tahu bisa mengalahkan mereka.”

    Ia kemudian menegaskan kekuatan Inter di Eropa dengan menambahkan: “Di Liga Champions, angka-angkanya berbicara sendiri. Mereka sudah memainkan dua final. Mereka adalah salah satu favorit juara dan terus menunjukkan kekuatan mereka, seperti yang sudah mereka lakukan sejauh ini.”

  • Diego SimeoneGetty Images

    Selanjutnya buat Simeone & Atletico Madrid

    Atletico akan melanjutkan kiprah mereka di La Liga akhir pekan ini dengan menghadapi Real Betis. Kedua tim baru saja bertemu di perempat-final Copa del Rey, Jumat (6/2) dini hari WIB, di mana Atletico menang telak 5-0 lewat gol David Hancko, Giuliano Simeone, Ademola Lookman, Antoine Griezmann, dan Thiago Almada.

0