Di bawah kendali ten Hag, betapapun bobroknya musim yang dijalani Man United di Liga Primer Inggris, nyatanya pria plontos itu mampu mempersembahkan dua trofi mayor dalam dua musim kepemimpinannya.
"Saya selalu memotivasi tim saya. Ketika Anda memenangkan trofi, Anda tidak bisa mewujudkan itu dengan tanpa semangat dan ambisi," sambung ten Hag.
"Setiap orang berbeda. Namun, saya tidak tahu apakah ini diberitakan di luar konteks, apakah benar demikian yang dia bilang, sebab saya mengenal dia sebagai pribadi yang berbeda," tandasnya.