Dalam dua musim terakhir, Arsenal memperlihatkan peningkatan tajam dengan mereka kini menjadi kontender juara Liga Primer Inggris. Sayangnya, pasukan Mikel Arteta punya kebiasaan: ngegas di awal, kandas di akhir.
Kontras sekali dengan rival sengitnya, Manchester City. Skuad Pep Guardiola justru kebalikannya.
Sebagaimana dibeberkan Squwka, dalam tiga musim terakhir, The Citizens telah mencatatkan rekor fantastis di antara periode April dan Mei: 18 kemenangan, tiga imbang dan hanya sekali menelan kekalahan.
Termasuk kemenangan yang baru saja dipetik Man City ketika melibas Crystal Palace 4-2, mempertegas bahwa Kevin De Bruyne cs adalah tim yang selalu bisa menyajikan performa cemerlang menuju hari-hari terakhir Liga Primer.
Satu-satunya kekalahan yang dialami Man City itu terjadi pada musim lalu di hari terakhir kampanye 2022/23, di mana mereka menyerah dari Brentford tapi tak menghalangi untuk angkat trofi EPL.