FBL-EUR-C1-NAPOLI-PRESSERAFP

KISRUH Di Napoli! Antonio Conte Dituding MENYANDERA Pemain

  • Agen pemain senggol Conte

    Pernyataan kontroversial tersebut disampaikan Mario Giuffredi dalam wawancara dengan Calcio Napoli 24. Sebagai agen, Giuffredi mewakili sejumlah pemain Napoli, termasuk Marianucci, Ambrosino, Antonio Vergara (23 tahun), kapten tim Giovanni Di Lorenzo, serta winger andalan Matteo Politano.

    Situasi Napoli memang sedang tidak ideal. Sejumlah pemain senior harus menepi akibat cedera, termasuk Politano, Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, Andre-Frank Zambo Anguissa, Alex Meret, hingga Billy Gilmour. Krisis cedera ini merusak perjalanan Il Partenopei di Eropa sekaligus upaya mereka mempertahankan Scudetto. Saat ini, Napoli berada di peringkat 25 klasemen Liga Champions tepat di luar zona lolos play-off. Di Serie A, mereka duduk di peringkat tiga dan tertinggal enam poin dari Inter Milan di puncak klasemen.

    Di mata Giuffredi, Conte gagal memaksimalkan kedalaman skuadnya. Dari para pemain muda yang ia wakili, hanya Vergara yang mendapat jumlah menit bermain berarti, bahkan tampil sebagai starter dalam dua laga terakhir, termasuk saat melawan Copenhagen. Sebaliknya, Marianucci baru tampil dua kali musim ini, sementara Ambrosino hanya mencatat lima penampilan.

  • Iklan
  • SL Benfica v SSC Napoli - UEFA Champions League 2025/26 League Phase MD6Getty Images Sport

    Conte "benar-benar konyol"

    Giuffredi tidak menahan diri dalam melontarkan kritik. Ia menilai Conte tertinggal dibanding pelatih-pelatih Serie A lain dalam memberi kesempatan kepada pemain muda.

    “Saya tidak akan membiarkan diri saya diperolok olehnya. Ini benar-benar konyol,” kata Giuffredi. “Jika Conte tidak punya keberanian memainkan pemain muda, itu bukan masalah saya. Allegri memainkan Bartesaghi di AC Milan, padahal ia berasal dari tim U-23 yang terdegradasi. Bernasconi tampil reguler di Atalanta bersama Juric dan Palladino. Di Inter Milan, Francesco Pio Esposito rutin bermain. [Bos AS Roma] Gasperini bahkan memilih pemain kelahiran 2009 seperti Arena, yang setahun lalu bermain di Serie C.”

    “Conte harus memutuskan apakah Marianucci dan Ambrosino memang pemain Napoli. Jika iya, maka dia harus berani memainkan mereka. Bukan hanya memberi menit setiap 10 tahun! Jika tidak, katakan saja mereka bukan bagian dari Napoli dan biarkan mereka membuktikan diri di tempat lain.”

    "Dia tak bisa terus menyandera mereka. Kami sudah menjalin kesepakatan dengan Cremonese dan Venezia untuk pemain-pemain ini, tapi selama sebulan terakhir orang ini menolak untuk melepas para pemain. Kalau dia menahan mereka di sini tapi bahkan tak memberi mereka satu menit pun di lapangan, lantas untuk apa semua itu?"

    Sang agen mengungkapkan bahwa Vergara sebenarnya diminati sejumlah klub Liga Italia lain sebelum akhirnya menembus tim utama Napoli. “Ada banyak klub Serie A yang menginginkannya," imbuh sang agen. "Ia beruntung karena pemain lain di posisinya cedera, sehingga dia diberi kesempatan bermain."

    "Satu-satunya cara menilai apakah pemain muda ini layak untuk Napoli adalah dengan benar-benar memainkannya. Saya belum pernah melihat ada karier yang dibangun dari bangku cadangan, dan saya menolak dibodohi,” tegas Giuffredi.

  • Siapa para pemain muda Napoli?

    Vergara, berposisi gelandang, telah bersama Napoli sejak usia 11 tahun. Ia sempat dipinjamkan ke Pro Vercelli di Serie C pada musim 2022/23, lalu dua musim di Reggiana (Serie B), meski perkembangannya sempat terhambat cedera lutut. Musim ini, ia akhirnya menjalani debut bersama tim utama Partenopei.

    Ambrosino yang sudah berusia 22 tahun juga merupakan produk akademi Napoli sejak 2013. Ia menjalani sejumlah masa peminjaman di Como, Cittadella, Catanzaro, hingga Frosinone, sebelum akhirnya debut untuk klub masa kecilnya musim ini.

    Sementara Marianucci, yang bisa bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan, direkrut dari Empoli akhir musim lalu. Pemain 21 tahun itu mencatat 18 penampilan Serie A pada musim sebelumnya.

  • FBL-EUR-C1-COPENHAGEN-NAPOLIAFP

    Masalah serius bagi Conte?

    Komentar Giuffredi berpotensi menjadi lebih dari sekadar gangguan kecil yang bisa diabaikan oleh mantan manajer Juventus, Inter Milan, dan Chelsea tersebut. Dengan banyak kliennya berada di dalam skuad Napoli, termasuk sang kapten, kritik ini bisa jadi mencerminkan kegelisahan klien-kliennya alih-alih opini pribadi sang agen. Di tengah hasil UCL yang mengecewakan, situasi ini berisiko menjadi ujian tersendiri bagi Conte saat ia berusaha menstabilkan Napoli.

0