Para pendukung Barcelona selalu menggunakan kata "Traductor", yang berarti "penerjemah" dalam bahasa Spanyol, untuk mengejek Jose Mourinho, pelatih Real Madrid, sebagai sindiran terhadap awal kariernya ketika ia bekerja sebagai penerjemah bagi sang legenda Sir Bobby Robson.
Namun awal karier tersebut tidak merangkum perjalanan pria yang kemudian menjelma menjadi salah satu pelatih paling menonjol dalam sejarah sepak bola, setelah membawa Porto meraih kejayaan Eropa dua kali, serta meraih kesuksesan yang mencolok di Inggris, Italia, dan Spanyol. Mourinho bukan sekadar penerjemah, melainkan pelatih yang dikenal dengan kerja keras, keteguhan, dan kemampuan membaca jalannya pertandingan serta menghadapi situasi-situasi yang paling rumit.
El Clasico terakhir, yang dimenangkan Real Madrid atas Barcelona dengan skor 2-1, memberikan contoh baru atas kemampuan taktiknya, dan membuka kembali perdebatan seputar filosofi kepelatihannya, yang mungkin tidak selalu mendapatkan apresiasi sebagaimana mestinya.



