SL Benfica v Real Madrid C.F. - UEFA Champions League 2025/26 League Knockout Play-off First LegGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Alvaro Arbeloa mendesak UEFA untuk 'menindak tegas' rasisme, sementara manajer Real Madrid tetap mendukung Vinicius Jr di tengah tuduhan rasisme yang 'tidak dapat dibenarkan'

  • Arbeloa mendesak UEFA untuk mengambil tindakan.

    Bos Real Madrid, Arbeloa, secara terbuka membahas sifat simbolis dari kampanye anti-rasisme sebelumnya, menyarankan bahwa situasi saat ini menjadi ujian sejati bagi badan pengurus. Berbicara kepada wartawan di Valdebebas, Arbeloa menyatakan: "Kami memiliki kesempatan besar untuk menandai titik balik dalam perjuangan melawan rasisme. UEFA, yang selalu menjadi pelopor dalam perjuangan melawan rasisme, memiliki kesempatan untuk melakukan lebih dari sekadar menjadikannya slogan atau spanduk indah sebelum pertandingan. Dan mari kita harap - atau lebih tepatnya, saya harap - mereka memanfaatkan kesempatan ini.

    "Seperti yang telah kami katakan, seperti yang telah saya katakan... tentang bermain di level tinggi, menampilkan performa yang hebat. Tentang melakukan hal yang benar di lapangan dan menampilkan performa yang hebat sehingga kita bisa memenangkan pertandingan. Itulah yang paling kami fokuskan. Itulah tempat kami menempatkan semua energi dan usaha kami. Dan itulah yang ingin kami lihat besok. Sisanya, jelas, bukan urusan kami. Atau setidaknya, bukan tugas kami untuk membuat keputusan semacam itu. Itu harus menjadi tanggung jawab UEFA."

  • Iklan
  • CA Osasuna v Real Madrid CF - LaLiga EA SportsGetty Images Sport

    Vinicius tetap fokus meskipun ada kontroversi di Lisbon.

    Meskipun ada kontroversi seputar pertandingan di Lisbon, di mana Vinicius mencetak gol penentu yang menakjubkan sebelum dugaan pelecehan terjadi, Arbeloa yakin bahwa pemain andalannya tidak akan terganggu. Pemain berusia 25 tahun ini telah terkenal karena tetap tegar menghadapi berbagai insiden diskriminasi sepanjang kariernya di Spanyol. 

    "Dia bermain sangat baik, sangat baik. Dia sangat bersemangat dan, seperti yang Anda katakan, sangat termotivasi untuk pertandingan-pertandingan seperti ini," kata Arbeloa. "Kenyataannya, sejak saya datang, dia bermain dengan sangat baik; dia menjadi pembeda, yang正是 apa yang diinginkan oleh setiap pelatih, memiliki pemain seperti Vinicius Junior di lapangan. Kami berupaya memaksimalkan potensinya. Kami ingin dia mendapatkan kesempatan di lapangan untuk menunjukkan potensi penuhnya. Dan dia... adalah sosok yang sangat penting di ruang ganti, dengan karakter yang kuat. Dia seorang pemimpin, dan kami butuh dia untuk menikmati permainannya lagi besok dan menampilkan pertandingan hebat lainnya."

    Prestianni telah dijatuhi sanksi sementara, dan dia bisa dikenai larangan bermain minimal 10 pertandingan jika terbukti menggunakan kata-kata rasial sambil menutup mulutnya dengan kausnya untuk menghindari pembaca bibir.

  • Courtois membalas pembelaan Mourinho

    Ketegangan antara kedua klub semakin memuncak akibat komentar dari pelatih Benfica, Jose Mourinho, yang seolah-olah mengkritik perayaan Vinicius setelah leg pertama. Namun, kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, tidak terima dengan hal itu, menampik upaya untuk mengaitkan tindakan di lapangan dengan dugaan pelecehan. Courtois menanggapi situasi tersebut dengan mengatakan: "Saya tidak berpikir kita bisa membenarkan dugaan rasisme karena sebuah perayaan."

    Perasaan ini juga diungkapkan oleh Arbeloa, yang memperkuat posisi klub bahwa perilaku pemain Brasil tersebut tidak relevan dengan beratnya pelanggaran: "Vini mencetak gol yang indah, gol yang fantastis, dan apa pun yang dia lakukan atau telah lakukan di lapangan tidak membenarkan tindakan rasisme. Saya katakan minggu lalu, dan saya akan mengatakannya lagi sekarang. Bagi saya, itu yang paling penting. Tidak ada yang dapat membenarkan tindakan rasisme."

  • real madridGetty Images

    Pertandingan Babak 16 Besar Liga Champions

    Di lapangan, Real Madrid fokus sepenuhnya pada tugas di depan mereka saat mereka bersiap untuk mempertahankan keunggulan tipis 1-0 dan memastikan tempat di babak gugur Liga Champions. Los Blancos kembali ke Santiago Bernabéu pada Rabu ini untuk pertandingan leg kedua yang krusial melawan Benfica, menyadari bahwa bahkan satu kesalahan kecil dalam konsentrasi dapat menggagalkan kerja keras mereka dalam kemenangan leg pertama di Lisbon.

0