Alejandro Garnacho menghadapi 'hal yang sangat sulit' dalam kehidupan pribadinya saat manajer Chelsea Liam Rosenior membela winger tersebut setelah diteriaki oleh penonton
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, membela Alejandro Garnacho, mengungkapkan bahwa pemain sayap muda tersebut saat ini sedang menghadapi "hal yang sangat sulit" dalam kehidupan pribadinya. Pemain internasional Argentina berusia 21 tahun ini sering menjadi sasaran ejekan dari pendukung tim lawan, dengan sorakan ejekan mengikutinya di seluruh Premier League. Meskipun ada sorakan dari tribun, mantan penyerang Manchester United ini siap memainkan peran penting dalam laga Chelsea melawan Aston Villa mendatang, sementara Rosenior menghadapi krisis ketersediaan pemain di lini serangnya.
Rosenior menyarankan para penggemar tidak mengetahui gambaran lengkapnya.
Manajer Chelsea mengungkapkan kebingungannya terhadap perlakuan terhadap bintang mudanya, menyarankan bahwa para penggemar sering terlalu cepat membentuk opini tanpa mengetahui seluk-beluknya. Rosenior terkesan dengan cara winger tersebut menghadapi periode di luar starting XI, memuji sikap profesionalnya di balik layar. Namun, meskipun tetap profesional di lapangan, manajer tersebut menyiratkan adanya tantangan signifikan di luar lapangan sepak bola yang telah menguji keteguhan sang pemain Argentina dalam beberapa pekan terakhir.
Iklan
AFP
Garnacho 'siap untuk memulai'
Menjelang perjalanan ke Villa Park, Rosenior membahas kedewasaan yang ditunjukkan Garnacho selama periode kesulitan pribadi. "Garna adalah pemain yang luar biasa," kata Rosenior. "Saya sangat menyukai reaksinya terhadap keputusan tidak dimainkan sebagai starter. Dia telah berlatih dengan sangat baik. Garna telah menempatkan dirinya dalam posisi yang sangat, sangat baik dalam beberapa minggu terakhir dan dia sudah lebih dari sekadar mengetuk pintu untuk menjadi starter. Kita harus mempertimbangkan bahwa Garna berusia 21 tahun. Dia memiliki kemampuan yang luar biasa. Dia memiliki potensi yang besar."
Pimpinan The Blues kemudian mengungkapkan betapa banyak beban yang telah dipikul pemain tersebut secara rahasia, termasuk insiden di mana dia memprioritaskan tugas klub sebelum menangani masalah keluarga. Rosenior menyatakan: "Dia baru saja mengalami hal yang sangat sulit dalam hidupnya. Alih-alih memberitahu saya tentang itu, dia ingin mengajukan diri untuk bermain dan memberitahu saya setelah pertandingan bahwa dia harus pulang ke rumah. Orang-orang menilai berdasarkan penampilan seseorang. Garna adalah karakter yang sangat baik yang bekerja keras setiap hari dalam latihan, dan saya tahu pada akhirnya kualitasnya akan terlihat secara konsisten."
Menanggapi ejekan di Stamford Bridge
Meskipun memiliki bakat yang jelas, Garnacho sering menghadapi atmosfer yang tidak ramah dari suporter tim lawan dan bahkan sebagian suporter tuan rumah. Rosenior percaya bahwa sebagian besar sikap negatif tersebut berasal dari pemahaman yang dangkal tentang pemain tersebut. Ketika ditanya mengapa winger itu menjadi sasaran, manajer The Blues menjawab: "Karena orang menilai buku dari sampulnya. Yang saya pertimbangkan hanyalah apa yang saya ketahui tentang seseorang, bukan apa yang saya dengar tentang mereka atau bagaimana mereka dipersepsikan." Dia juga secara tegas membantah tuduhan bahwa pemain tersebut cenderung melakukan simulasi saat ditanya apakah Garnacho bersalah karena diving, dengan menjawab dengan tegas: "Tidak."
Manajer tersebut menambahkan bahwa sorakan ejekan seharusnya dianggap sebagai pujian terselubung bagi pemain, meskipun sifat pribadi dari ejekan tersebut sulit untuk ditoleransi. "Saya tidak mengerti. Saya tidak mengerti mengapa itu terjadi," tambah Rosenior. "Mungkin karena dia bisa menjadi ancaman yang besar. Bermain untuk klub seperti Chelsea, itu sudah menjadi bagian dari pekerjaan. Anda harus melampaui itu dan tidak memperhatikannya. Itu cara terbaik bagi saya. Saya tidak berpikir Anda menggunakannya sebagai motivasi. Motivasi Anda seharusnya sudah ada untuk tampil baik. Itu bukan sesuatu yang kita bicarakan. Kita sudah banyak berdiskusi, tetapi sorakan penonton lawan biasanya berarti Anda adalah ancaman bagi lawan. Yang perlu Garnacho lakukan hanyalah terus bekerja keras karena kemampuannya tidak diragukan."
AFP
Perubahan paksa di tengah krisis disiplin
Kembalinya Garnacho ke sorotan terjadi pada saat Chelsea sangat membutuhkan inspirasi serangan. Rosenior saat ini tengah menghadapi krisis disiplin yang mengakibatkan Pedro Neto dikeluarkan pada menit ke-70 di Emirates Stadium selama kekalahan mereka dari Arsenal. Dengan Neto diskors dan penyerang lainnya, Estevao dan Jamie Gittens, masih absen, panggung telah disiapkan bagi Garnacho untuk membuktikan para kritikusnya salah di West Midlands pada Rabu malam.
Kekosongan di starting line-up memberikan Garnacho kesempatan pertamanya untuk menjadi starter sejak kemenangan di FA Cup melawan Hull City bulan lalu. Sementara winger ini berusaha mengembalikan performa terbaiknya, skuadsecara keseluruhan berada di bawah tekanan untuk memperbaiki perilaku mereka setelah mengumpulkan sembilan kartu merah musim ini. Rosenior telah memperingatkan para pemainnya bahwa catatan disiplin yang buruk akan menjadi "hal yang merugikan" mereka dalam perburuan kualifikasi Eropa, membuat pendekatan yang tenang dan rasional dari Garnacho semakin vital untuk sisa musim ini.