Getty ImagesDiterjemahkan oleh
Alejandro Garnacho melontarkan sindiran halus kepada Chelsea setelah resmi bergabung dengan Aston Villa
Ambisi Eropa menjadi pendorong kepindahan Villa
Garnacho telah bergabung dengan Aston Villa melalui status pinjaman selama satu musim dari Chelsea, dengan kesepakatan tersebut dilaporkan mencakup opsi untuk menjadikan transfer ini permanen dengan nilai sekitar £42,5 juta pada musim panas mendatang.
Pemain internasional Argentina tersebut mengatakan bahwa kesempatan untuk bermain di Liga Champions menjadi alasan utama di balik keputusannya, dan komentarnya tersebut dapat dipandang sebagai sindiran halus terhadap Chelsea, yang tidak akan berlaga di kompetisi klub Eropa mana pun musim ini setelah finis di peringkat ke-10 di Liga Premier musim lalu.
Garnacho berharap kepindahannya ke Villa Park akan menghidupkan kembali kariernya setelah masa-masa sulit di Stamford Bridge, di mana ia kesulitan untuk memantapkan posisinya sebagai pemain inti.
GettyGarnacho menjelaskan keputusannya
Setelah menyelesaikan transfernya, Garnacho mengatakan bahwa kesempatan untuk berlaga di Liga Champions menjadi faktor penentu.
"Menurut saya, bermain di kompetisi Eropa juga penting," katanya. "Saya mencari klub untuk membangun kepercayaan diri dan berusaha menjadi pemain seperti yang saya dulu pada tahun-tahun awal saya di Manchester United.
"Saya telah menyaksikan [kemenangan] di Liga Europa musim lalu dan bergabung untuk bermain di Liga Champions juga penting agar bisa menjadi bagian dari kompetisi ini, dan Liga Champions adalah yang terbaik. Kami akan bermain di sana musim ini. Saya sangat senang dan semoga kami bisa meraih prestasi yang berarti."
Kesulitan di Chelsea dan kepergian dari United
Kepindahannya ke Midlands terjadi setelah masa-masa sulit bagi sang pemain sayap, yang kariernya terus menurun sejak hengkang dari Old Trafford. Kepergiannya dari United diwarnai ketegangan, terutama setelah perselisihan dengan mantan manajer Ruben Amorim. Situasi tersebut mencapai titik kritis ketika Garnacho bereaksi dengan emosional setelah tidak dimasukkan ke dalam susunan pemain inti untuk final Liga Europa 2025.
Namun, kehidupan di Chelsea ternyata jauh dari kata mudah bagi penyerang berbakat ini. Ia kesulitan beradaptasi di ibu kota dan gagal mendapatkan kepercayaan dari manajer-manajer yang berganti-ganti. Garnacho berjuang keras untuk mengamankan posisi reguler di tim utama di bawah bimbingan Enzo Maresca maupun Liam Rosenior. Musim lalu, pemain sayap ini hanya mencatatkan 14 penampilan sebagai starter di Liga Premier bersama The Blues, angka yang jauh di bawah harapannya.
GettyMenghidupkan kembali kariernya di bawah asuhan Emery
Garnacho kini menaruh harapannya pada Unai Emery untuk membantunya menemukan kembali gaya permainan yang pernah menjadikannya salah satu talenta muda paling ditakuti di Eropa. Manajer asal Spanyol itu memiliki rekam jejak yang terbukti dalam mengembangkan pemain-pemain serang, dan Garnacho mengungkapkan bahwa percakapan pribadi dengan Emery memainkan peran penting dalam keputusannya untuk pindah ke utara. "Saya berbicara dengan Unai sebelum datang ke sini, dan dia memberi saya keyakinan itu, keyakinan untuk berada di sini," tutup sang pemain.
Tantangan langsung Garnacho kini adalah membuktikan dirinya di tim Emery dan menunjukkan bahwa dia masih mampu tampil di level tertinggi. Dengan Liga Champions yang menanti Villa musim ini, dia akan memiliki panggung yang diyakini dapat menghidupkan kembali kariernya.
Iklan
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami



