Strategi taktis manajer dalam membaca jalannya pertandingan terbukti jitu saat Al-Nassr akhirnya memecahkan perlawanan Al-Fayha pada menit ke-72 melalui Sadio Mane. Tak lama setelah itu, upaya Joao Felix memantul masuk ke gawang melalui kiper, menggenapi comeback tim, sebelum Abdullah Al-Hamdan memperparah penderitaan tuan rumah dengan gol ketiga. Jesus mencatat bahwa ia telah memprediksi tuan rumah akan kelelahan secara fisik seiring berjalannya waktu. "Ini adalah kemenangan penting. Pertandingan ini sulit, seperti yang saya peringatkan kepada para pemain sebelumnya. Di babak kedua, kami mempermudah diri kami sendiri dan berhasil membalikkan hasil pertandingan."
Bangku cadangan manajer memainkan peran kunci dalam meraih tiga poin, dengan pemain pengganti memberikan dampak nyata pada jalannya pertandingan.
"Saya tahu Al-Fayha akan memasuki babak kedua dengan stamina yang lebih rendah dan tidak akan mampu mengikuti ritme kami. Itulah yang kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya. "Sebagai pelatih, tugas saya adalah membaca detail pertandingan dengan presisi dan melakukan pergantian pemain yang tepat pada waktu yang tepat. Namun, hal itu juga membutuhkan pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan dan membuat perbedaan."