Maguire dinyatakan bersalah atas tuduhan penganiayaan berulang, menyerang petugas polisi, dan percobaan penyuapan setelah dugaan perkelahian pada 2020. Ia dijatuhi hukuman percobaan 21 bulan. Namun, putusan itu segera dibatalkan setelah banding Maguire, yang menurut hukum Yunani memerlukan persidangan ulang penuh di pengadilan yang lebih tinggi.
Bek tengah Manchester United itu dengan keras membantah tuduhan bahwa ia memukul atau mencoba menyuap petugas. Dalam sebuah wawancara dengan BBC Sport pada Agustus 2020, Maguire memaparkan versinya, di mana ia menuduh petugas berpakaian preman berulang kali memukul kakinya dan mengklaim kariernya akan berakhir. Tindakan itu membuatnya melarikan diri karena ia percaya akan diculik.
Berbicara tentang kerusakan reputasinya, Maguire berkata: "Tidak menyenangkan melihat laporan buruk tentang dirimu sendiri. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi malam itu. Entah Anda percaya atau tidak. Hati nurani saya bersih. Saya tahu persis apa yang terjadi malam itu."