Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

FC Barcelona v Atletico de Madrid - UEFA Champions League 2025/26 Quarter-Final First LegGetty Images Sport

Diterjemahkan oleh

5 Pilihan: Kecerdasan Buatan Beri Saran kepada Barcelona soal Pengganti Alvarez

Klub Barcelona menempatkan bintang Argentina, Julian Alvarez, sebagai prioritas utama untuk memperkuat lini serangnya, meskipun Atletico Madrid menolak bernegosiasi soal penjualan bintangnya tersebut. 

Meski demikian, direktur olahraga Barca, Deco, tidak melupakan sejumlah alternatif, sebagaimana halnya kecerdasan buatan, yang mengusulkan nama-nama lain untuk mengantisipasi gagalnya kesepakatan Alvarez.

"Surat kabar Sport" dalam laporannya menyebutkan bahwa pilihan yang paling disukai kecerdasan buatan di lini serang adalah Joao Pedro, pemain Chelsea, yang berusia 24 tahun. 

Kecerdasan buatan itu berkata, "Pedro akan menjadi alternatif pertamaku untuk Julian Alvarez. Ia bukan penyerang konvensional, tetapi ia mampu bermain sebagai ujung tombak, penyerang kedua, atau pengatur serangan, menghubungkan antarlini dan ikut dalam pressing. Ia mungkin menjadi kandidat yang paling selaras dengan para pemain Barcelona, karena ia tidak perlu selalu berada di dalam kotak penalti."

Namun kendala terbesar terletak pada harganya, karena Chelsea membayar 70 juta euro untuk merekrutnya musim panas lalu.

Kecerdasan buatan itu menambahkan, "Masalahnya terletak pada kesepakatannya. Joao Pedro terikat kontrak hingga tahun 2033, dan ia terpilih sebagai pemain terbaik di klub selama musim 2025-2026, sehingga meyakinkan Chelsea untuk melepaskannya akan sangat mahal." 

Kecerdasan buatan itu memberikan Joao Pedro penilaian sebesar 9 dari segi kecocokan, dan hanya 4 dari segi kemungkinan terwujudnya kesepakatan.

  • Victor Osimhen Galatasaray v Manchester CityGETTY

    Victor Osimhen

    Adapun opsi kedua yang diajukan kecerdasan buatan adalah Victor Osimhen, penyerang Galatasaray yang berusia 27 tahun. 

    Ia mengatakan, "Ini adalah opsi terbaik untuk menjamin kehadiran di dalam kotak penalti dan bermain di kedalaman. Ia akan menambahkan sesuatu yang saat ini tidak dimiliki Barcelona, yaitu pergerakan terus-menerus di belakang lini pertahanan, agresivitas di dalam kotak, keunggulan dalam duel udara, dan kemampuan untuk mengunci para bek. Dengan adanya Lamine Yamal dan Raphinha yang menyuguhkan umpan silang dan operan di sepertiga akhir, ia bisa menciptakan sejumlah besar peluang."

    Kecerdasan buatan itu menjelaskan, "Perbedaan utama antara dirinya dan Álvarez adalah bahwa ia lebih sedikit berkontribusi dalam membangun serangan di antara lini. Barcelona harus menerima seorang penyerang yang lebih terspesialisasi dalam menuntaskan serangan, dan membangun permainan di sekitarnya, tanpa mengharapkan keterlibatannya dalam sirkulasi bola sebesar pemain asal Argentina itu." 

    Kecerdasan buatan memberinya penilaian 8 dari segi kecocokan, dan 6 dari segi kelayakan pelaksanaan transfer.

  • Iklan
  • Harry KaneGetty Images

    Harry Kane

    Adapun posisi ketiga, ditempati oleh Harry Kane, penyerang Bayern Munich, yang berusia 32 tahun. Kecerdasan buatan itu mengatakan, "Dia adalah solusi terbaik untuk mencapai hasil instan yang maksimal."

    Ia melanjutkan, "Dari sisi sepak bola murni, dia akan luar biasa bersama Barcelona. Dia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga turun ke lini tengah, menarik para bek, dan memberi umpan-umpan vertikal kepada para pemain sayap. Kemampuannya untuk melayani akselerasi Lamine dan Raphinha serta para gelandang akan sangat selaras dengan tim."

    Namun, masalahnya terletak pada usianya, karena ia akan berusia 33 tahun pada 28 Juli, dan ia menambahkan, "Ini akan menjadi transfer yang bertujuan bersaing di Liga Champions selama dua atau tiga musim, bukan untuk mengatasi masalah posisi tersebut selama satu dekade penuh." Oleh karena itu, ia memberinya penilaian 9 dalam hal keselarasan, tetapi hanya 5 terkait proyek jangka panjang.

  • FERRAN TORRES BARCELONA Getty Images

    Mempertahankan Ferran Torres

    Di posisi keempat, kecerdasan buatan lebih memilih untuk mempertahankan Ferran Torres sebagai penyerang utama, dengan mendatangkan pelapis muda berbiaya rendah.

    Ia menjelaskan, "Ada kemungkinan lain, yaitu tidak menghabiskan lebih dari 100 juta euro untuk seorang penyerang murni, serta mempertahankan Ferran sebagai penyerang pertama, dengan menambahkan pemain menyerang muda atau cadangan. Sebab pemain Spanyol itu memiliki mobilitas, pressing, akselerasi, dan pemahaman yang baik terhadap sistem permainan."

    Kecerdasan buatan berpandangan bahwa bertahannya pemain berusia 26 tahun ini di posisi tersebut, meski ada keraguan seputar masa depannya usai tawaran dari Paris Saint-Germain dan keinginannya untuk tidak memperpanjang kontrak, bisa menunda perekrutan penyerang kelas dunia hingga musim panas tahun depan.

    Ia menambahkan, "Ia bukan penyerang yang dominan dalam bermain dengan punggung menghadap gawang, dan tidak menjamin sendirian angka gol setingkat penyerang kelas dunia, tetapi mengandalkannya akan memungkinkan investasi di posisi lain dan menunggu peluang yang lebih baik pada 2027."

  • SUKA CERITA INI?

    Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

    Ikuti GOAL di Google
  • cm grafica nunez al hilal 2025 26 16 9Getty Images

    Darwin Núñez

    Adapun opsi kelima dan terakhir adalah Darwin Nunez, pemain Al Hilal yang berusia 27 tahun. Kecerdasan buatan mengatakan, "Ini merupakan peluang yang tersedia di pasar, tetapi bukan pilihan pertama saya."

    Ia melanjutkan, "Saya memahami alasan nama Nunez dikaitkan dengan Barcelona; ia pandai bergerak di belakang barisan pertahanan, memiliki kekuatan, kecepatan, dan pergerakan tanpa bola yang banyak, serta mampu bermain di sayap kiri atau sebagai penyerang tengah, dan kepergiannya dari Al Hilal mungkin saja terjadi melalui skema yang tepat."

    Namun, masalahnya menyerupai masalah Osimhen, yaitu kurangnya ketepatan dalam mengolah bola. Ia menambahkan, "Di Barcelona yang menerapkan penguasaan besar terhadap jalannya permainan, ia harus memperbaiki kontrol bola, kerja sama di ruang-ruang sempit, dan sentuhan akhir di depan gawang."

    Ia menyoroti, "Nunez membutuhkan ruang yang lebih luas untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, dan karena itu saya tidak akan mempertimbangkannya kecuali dalam kondisi peminjaman, pemutusan kontrak, atau transfer dengan harga yang sangat rendah, dan bukan sebagai transfer besar musim panas. Akan berisiko menghadirkannya sebagai pengganti langsung Lewandowski." 

    Ia memberikan penilaian 6,5 dari segi kecocokan dan 8 dari segi kemungkinan penyelesaian transfer.

    Di penghujung analisisnya, kecerdasan buatan itu menyingkirkan dua penyerang yang sempat masuk radar Barcelona, dengan mengatakan, "Saya tidak akan memilih Vlahovic sebagai opsi pertama, dan saya tidak akan membayar mahal secara berlebihan untuk merekrut seorang penyerang yang jelas tidak sesuai dengan gaya tim seperti Benjamin Sesko."