Dulu, jersey ketiga sebuah klub hanya berfungsi sebagai cadangan jika warna seragam kedua tim berbenturan dalam pertandingan pada Minggu sore. Kini, jersey ketiga menjadi primadona fesyen sepakbola.
Untuk musim 2026-27, raksasa apparel olahraga dan klub-klub kasta tertinggi menjadikan jersey ketiga sebagai ajang untuk mengambil risiko kreatif. Sementara jersey kandang terikat tradisi dan jersey tandang tetap mengikuti pakem, koleksi jersey ketiga terbaru banyak mengambil inspirasi dari budaya busana jalanan, nostalgia arsip lama, dan eksperimen grafis yang berani.
Dari lambang retro yang terinspirasi era 90-an hingga kombinasi warna cerah yang dirancang agar cocok dikenakan jauh di luar stadion, rilisan musim ini mengaburkan batas antara jersey pertandingan dan busana sehari-hari.
GOAL mengulas jersey ketiga terbaik musim 2026-27 yang menjadi ciri khas musim ini, sekaligus memeringkat rilisan yang paling mencuri perhatian.











