Striker LA Galaxy Zlatan Ibrahimovic sedih melihat eks klubnya, AC Milan, dalam keadaan merana musim ini.
Menyusul rentetan hasil buruk bersama Marco Giampaolo, eks pelatih Sampdoria itu akhirnya dipecat untuk kemudian digantikan Stefano Pioli baru-baru ini.
Ibrahimovic yang pernah jadi bagian penting dari skuad Rossoneri, mengaku kasihan mendapati bekas klubnya itu kini tak lebih dari sekedar tim semenjana di kancah Serie A Italia.
"Saya benar-benar sedih melihat Milan seperti ini, sebab harusnya menjadi klub top ketika berbicara mengenai investasi. Para pemain terbaik dunia seharusnya ada di sana, tapi sekarang tidak demikian ceritanya. Mereka perlu membuat investasi, jika tidak mereka tak akan memperoleh apa pun. Anda tidak bisa mendapatkan kualitas secara gratis," ujar Ibrahimovic.
"Juventus melakukan hal-hal besar. Mereka adalah simbol sepakbola Italia di dunia karena skuad mereka. Inter juga bekerja dengan baik, mereka punya pelatih hebat pada diri Antonio Conte dan terus menekan [Scudetto]," sambungnya.
Menurut Ibra, persaingan di kancah Serie A masih akan didominasi Juventus, tetapi Inter perlahan mulai mendobrak.
"Tim-tim lain juga sedang berjuang, tetapi mereka tidak memiliki level yang sama dengan Juventus. Inter sedikit mulai mendekat," tandas eks bomber Paris Saint-Germain dan Manchester United itu.
