Kartu merah yang diterima Gianluigi Buffon menjadi pembicaraan panas selain keberhasilan Real Madrid mengeliminasi Juventus dari babak perempat-final Liga Champions.
Di leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu semalam, Juventus yang kalah 3-0 buah dari pertemuan pertama justru tampil ganas di markas Madrid, dengan mereka mencetak tiga gol balasan lewat brace Mario Mandzukic dan Blaise Matuidi.
Buffon sendiri juga tampil mengesankan dan melakukan sejumlah penyelamatan gemilang, namun ia terpaksa diusir wasit di menit-menit terakhir pertandingan setelah memprotes keputusan Michael Oliver atas penalti yang diberikan.
Adapun kartu merah itu merupakan yang pertama dalam karier Buffon selama tampil di Liga Champions, sekaligus menjadi perpisahannya yang memilukan mengingat ia telah menyatakan niatnya untuk segera gantung sarung tangan.
Zinedine Zidane selaku pelatih Madrid menyayangkan hal tersebut dan peristiwa ini sedikit mirip dengan yang ia terima ketika memainkan partai terakhir untuk Prancis di Piala Dunia 2006 silam, di mana ia diusir wasit karena menanduk Marco Materazzi.
Zidane percaya bahwa partai semalam bukan laga terakhir Buffon di Liga Champions.
“Saya tidak merasa dia pantas untuk berpisah dengan cara seperti ini, namun sekarang tidak ada jalan kembali,” kata Zidane dikutip dari laman resmi Madrid.
“Apa yang terjadi di akhir pertandingan takkan mengubah sesuatunya atau mengurangi apa yang telah ia tampilkan. Dia itu adalah pemain yang luar biasa dan mudah-mudahan ini bukan penampilan terakhirnya di Liga Champions.”




