Lamine Yamal, bintang Barcelona, kembali menegaskan keinginannya untuk memenangi Ballon d'Or 2026, tetapi ia secara khusus berbicara mengenai situasi Kylian Mbappe, pemain Real Madrid.
Para jurnalis masih memiliki waktu hingga 28 September ini untuk memberikan suara mereka dalam penghargaan Ballon d'Or.
Pada saat yang sama, para kandidat peraih penghargaan individu bergengsi ini telah memulai kampanye mereka, dengan yang terdepan adalah dua pemain yang tampil kuat di media, yaitu Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.
Di saat pemain-pemain seperti Ousmane Dembele dan Rodri lebih memilih ketenangan, Yamal dan Mbappe tidak ragu untuk kerap tampil dalam wawancara media, dan keduanya tidak menyembunyikan keinginan mereka untuk memenangi Ballon d'Or 2026, sembari mengemukakan berbagai argumen yang menguntungkan mereka. Hal ini bahkan sampai membuat banyak penggemar mulai merasa sedikit jenuh dengannya.
Situs Foot Mercato memuat pernyataan Yamal dalam sebuah wawancara yang baru-baru ini ia lakukan dengan lembaga penyiaran radio dan televisi Spanyol, di mana ia menyinggung kritik yang dilontarkan kepadanya dan pemain Prancis itu akibat banyaknya wawancara yang mereka gunakan untuk membicarakan keinginan mereka memenangi Ballon d'Or.
Yamal berkata, "Andai saya dan Mbappe tidak bicara, orang-orang akan bertanya-tanya mengapa kami tidak bicara."
Ia melanjutkan, "Kami diminta untuk berterus terang, tetapi ketika kami melakukannya, kami justru dikritik. Saya telah mengatakan dengan jelas apa yang saya pikirkan, dan saya tidak menyesali apa yang telah saya lakukan."
Pemain internasional Spanyol itu menilai bahwa kritik yang dialamatkan kepadanya dan kepada Kylian Mbappe "tidak berdasar". Alih-alih merendahkan rivalnya, atau setidaknya menjaga jarak darinya, Lamine Yamal justru berusaha membela sang pemain.





