Xavi Simons Netherlands 2019Getty

Xavi Simons: Semua Bermimpi Main Bareng Lionel Messi, Tapi Saya Punya Pilihan Sendiri

Mantan wonderkid Barcelona, Xavi Simons mengaku senang dengan keputusannya pindah ke Paris Saint-Germain, meski artinya ia tidak bisa mewujudkan mimpi bermain bersama Lionel Messi.

Gelandang berusia 16 tahun tersebut merupakan lulusan akademi La Masia, tapi memutuskan untuk hijrah ke Paris pada musim panas tahun ini.

Punya nama seperti legenda Barcelona, Simons bergabung dengan klub pada 2010 saat berusia tujuh tahun dan telah menjadi kapten dalam berbagai tim muda.

Hanya saja, Simons mengatakan, kendati sudah menikmati tantangan bermain di Barcelona, ia mantap dengan keputusannya pergi karena merasa yakin PSG lebih menjanjikan bagi kariernya.

"Jika Anda masih muda, Anda benar-benar menikmatinya. Barcelona sangat besar, tapi Anda tidak menyadarinya ketika masih muda," ungkap Simons kepada NOS.

"Anda harus selalu menjadi diri sendiri dan bertindak normal. Saya pikir saya melakukan itu. Saya sosok yang sangat tenang, tapi itu berubah ketika saya berada di lapangan. Lalu saya menjadi pemain dengan banyak karakter."

Ia menambahkan: "Messi adalah pemain terbaik di dunia, tentu saja. Semua orang bermimpi untuk bermain dengannya, tapi terkadang Anda harus memilih jalan lain. Saya memutuskan untuk memulai petualangan baru dan saya pikir itu bagus untuk perkembangan saya."

Simons meneken kontrak tiga tahun di PSG dan ia berharap bisa dipromosikan ke skuad utama setelah tahun ini harus memperkuat U-19 terlebih dahulu.

"Awalnya terasa sangat sulit, karena mereka [para penggawa PSG] secara fisik lebih kuat dari saya," katanya. "Tapi sekarang saya terbiasa dan merasa baik-baik saja. Dan saya sudah berlatih bersama tim utama, saya sangat senang."

Simons lahir di Amsterdam dan telah membela tim nasional Belanda di level U-15 dan U-16.

Iklan
0