Bintang Crystal Palace Wilfried Zaha mengungkapkan kisah kelam dia selama memperkuat Manchester United.
Sang striker merasa diperlakukan dengan tidak adil saat berkarier di Old Trafford.
Selain itu, dia juga menyayangkan dirinya tak pernah bisa merasakan polesan tangan dingin seorang Sir Alex Ferguson, yang pada musim 2012/13 memutuskan untuk resign sebagai manajer tim.
Pemain berusia 28 tahun itu pada akhirnya kembali bergabung dengan Palace pada 2015 dan sekarang tengah menikmati karier cemerlang di klub tersebut.
"Saya kehilangan diri saya sendiri," tutur Zaha kepada The Greatest Game, podcast Jamie Carragher.
"Tentu saja saya merasa bahwa saya harusnya bisa mendapatkan kesempatan lebih banyak. Saya merasa satu-satunya cara Anda bisa belajar dan tumbuh dalam kepercayaan diri adalah dengan bermain," jelasnya.
"Saya menilai, saya dulu tidak diberikan kesempatan yang adil," keluh Zaha, yang merasa kariernya di United dizalimi klub.
"Jika saya harus masuk ke klub itu lagi sekarang, saya akan menyampaikan kepada semua orang, 'inilah cara saya bermain, saya akan menghadapi banyak pemain, saya mungkin kehilangan bola, tapi saya akan mendapatkan kesempatan dan saya akan mencetak gol atau memberi assist ke pemain lain'," urainya.
Menurut Zaha, seandainya dia diberi kepercayaan untuk lebih banyak mendapatkan jam terbang di United, mungkin dirinya bisa menjadi pemain bintang di sana.
"Hanya [ingin] menunjukkan semua orang inilah diri saya dan mereka bisa memahaminya. Itulah satu-satunya hal yang saya sesalkan, tidak bisa menunjukkan diri saya yang sejati," pungkasnya.




