LIPUTAN ALDIV ALFASERA DARI BALI
Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya, walau harus dipaksa mengakui keunggulan Bhayangkara FC secara menyakitkan dengan skor 3-2 di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu (21/7) malam WIB.
Bali United sempat mengawali laga dengan membuka keunggulan lebih dulu di menit kesembilan. Namun Bhayangkara FC mampu bangkit dua kali, sebelum akhirnya mengunci kemenangan melalui gol Marinus Wanewar saat injury time.
“Ini kekalahan yang menyakitkan. Tapi Itulah sepakbola. Perjuangan pemain wajib kami apresiasi. Kami minta pemain jangan putus asa, terus memperbaiki diri, terus bekerja. Pasti akan ada evaluasi,” ujar Widodo.
Widodo menambahkan, salah satu penyebab kegagalan tim besutannya melakukan tekanan berarti ke pertahanan Bhayangkara adalah sejumlah pemain bertumbangan, mulai dari Melvin Platje, I Gede Sukadana, dan Fadil Sausu yang terpaksa ditarik keluar.
“Dari situ kami agak kedodoran. Melvin sakit kepala, Sukadana mulai mengeluh lututnya sakit, dan Fadil keram, sehingga kreator mengumpan tidak ada. Sutanto dan Agung bukan kreleator serangan. Tapi di babak kedua kami ada peluang. Pemain sudah bekerja keras,” tuturnya.
Sementara itu, Fadil meminta maaf kepada suporter gagal memberikan kemenangan setelah menorehkan dua hasil positif di laga sebelumnya.
“Maaf belum bisa memberi kemenangan. Kami juga ingin menang. Kami juga merasa kecewa. Semoga di pertandingan berikut kami bisa meraih kemenangan,” ucapnya. (gk-67)
Goal