LIPUTAN ADITYA WAHYU PRATAMA DARI SURABAYA
Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro berharap pemain tidak putus asa dalam upaya mereka memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1 2018. Hal itu diungkapkan Widodo setelah Serdadu Tridatu dipaksa menelan kekalahan 1-0 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (7/7) malam WIB.
Kegagalan mendapatkan poin di laga tandang membuat Bali United berada di papan bawah klasemen. Widodo juga enggan menganggap ditariknya Taufik Hidayat akibat cedera menjadi penyebab kekalahan Bali United.
“Saya kira itulah sepakbola, pemain bisa memanfaatkan kelengahan ataupun titik lemah lawan. Tetapi menurut saya itu adalah suatu proses. Bukan hanya bek kanan, tapi bagaimana pemain menyikapi situasi di dalam area kotak penalti,” tutur Widodo.
“Ketika dari sisi kanan sudah lewat, kami harus fokus di sisi kotak penalti. Jadi semua itu berurutan, tidak bisa hanya menyalahkan salah satu posisi.”
“Di saat kami tidak konsisten, ada kelengahan di situ, akan ada kans untuk menciptakan gol. Itulah yang dimanfaatkan Persebaya. Tetapi pemain kami sudah berjuang maksimal. Semoga pemain kami tidak putus asa, dan tetap berjuang memenangkan laga berikutnya
Selain itu, Widodo juga menyesalkan aksi tidak terpuji oknum suporter yang meniup peluit saat timnya tengah menyerang. Menurutnya, hal itu mengganggu fokus pemain.
“Kita harus dewasa dalam melihat pertandingan. Beberapa kali kami menyerang ada peluit dari tribun yang menggangu konsentrasi pemain kami. Ke depannya mari kita jaga sepakbola kita. Siapa yang bisa mengangkat? Tentu yang terlibat di sana seperti suporter, pemain itu sendiri, pengadil dan lainnya,” pungkasnya. (gk-62)

