EKSKLUSIF JEAN-CHARLES DANRÉE ALIH BAHASA AGUNG HARSYA
Dengan skuat yang minim bintang, Tunisia tak banyak dijagokan bicara banyak pada Piala Dunia 2018 yang digelar mulai pekan depan. Namun, menurut bek Oussama Haddadi, timnya punya banyak cara untuk memberikan kejutan besar. "Sukses sebuah tim tidak tergantung pada pemain bintang," tukasnya.
Haddadi adalah bek kiri 26 tahun yang membela klub Ligue 1 Prancis, Dijon, sejak musim lalu. Klub itu adalah klub pertamanya di Eropa setelah memulai karier profesional bersama Club Africain. Sejak tampil debut tiga tahun lalu, Haddadi baru mengukir delapan penampilan bersama timnas Tunisia.
Tunisia tergabung satu grup bersama Belgia, Inggris, dan Panama. Dua nama pertama dijagokan tanpa kesulitan melaju ke babak gugur. Seperti yang dijelaskan Haddadi, tim berjuluk Elang Karthago ini akan mengandalkan kolektivitas demi menciptakan kejutan. Belum lagi faktor pelatih lokal, Nabil Maaloul, yang sudah sangat mengenal kultur tim. Ini merupakan Piala Dunia kedua bagi Tunisia setelah 1998.
Berikut petikan wawancara Haddadi dengan Goal.
Apa yang menjadi target Tunisia di Piala Dunia?
Kami menjalani kualifikasi dengan baik. Bukan hal yang mudah, tapi kami melakukan persiapan dengan sangat baik. Kami tahu tidak mudah melewati babak pertama karena kami berada di grup sulit bersama Inggris dan Belgia, tapi kami akan berupaya sekuat tenaga menciptakan kejutan.
Aljazair bermain baik di Piala Dunia 2014 lalu, itu penampilan yang hebat. Kami akan bermain tanpa beban, sebuah kesempatan besar bisa bermain di Piala Dunia. Kami tak boleh gentar pada tim mana pun. Kami harus percaya diri, bermain sesuai karakter, menunjukkan wajah Tunisia yang sebenarnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang Inggris dan Belgia? Mana yang menjadi favorit?
Saya rasa di atas kertas, dengan generasi yang dimilikinya saat ini, Belgia adalah tim yang paling kuat. Meski demikian, mereka belum melakukan sesuatu yang luar biasa sejauh ini. Mereka gagal menjuarai Euro dan mereka tidak tampil baik di Piala Dunia terdahulu. Itulah kenapa nama-nama tenar tidak selalu memberikan perbedaan.
Beberapa tim mungkin punya banyak bintang, tapi sukses tidak tergantung pada hal itu. Bahkan Aljazair saja tidak lolos! Padahal mereka punya banyak pemain hebat. Timnas adalah soal kolektif. Kalau dilihat Portugal tidak punya banyak pemain bagus selain Cristiano Ronaldo dan dua atau tiga pemain lain, tapi mereka tim yang kompak dan sukses memenangi Euro. Itulah sepakbola.
Bagaimana dengan pemain yang mungkin bakal menyulitkan?
Eden Hazard pemain yang sangat bagus, begitu juga Kevin De Bruyne, Dries Mertens... Mereka deretan pemain bagus yang akan kami hadapi. Inggris pun punya banyak pemain bagus. Harry Kane, tentu saja, lalu Jesse Lingard dan Raheem Sterling, pemain yang sangat cepat dalam menyerang dan terbiasa dengan Liga Primer Inggris. Tapi kami pun punya tim yang bagus.
Bagaimana dengan gairah masyarakat Tunisia menyambut Piala Dunia?
Semua orang membicarakan Piala Dunia. Masyarakat Tunisia sangat mencintai sepakbola! Mereka sangat menantikan datangnya Piala Dunia. Ke mana pun saya pergi, semua orang bersemangat.
Apakah memiliki pelatih lokal merupakan salah satu faktor penting?
Tentu saja, itu merupakan kebanggaan besar. Bukan berarti tidak ada pelatih asing yang bagus. Tapi bagi masyarakat Tunisia, lolos dengan pelatih asal negeri sendiri dan tampil baik merupakan hal yang positif bagi seluruh pelatih di negara kami.
Siapa yang Anda jagokan menjuarai Piala Dunia?
Banyak negara hebat dengan pemain yang sangat, sangat bagus. Saya lihat ada empat negara yang layak dijagokan: Brasil, Spanyol, Prancis, dan Jerman.
