Virgil van Dijk mengaku “kecewa” setelah Ronald Koeman memutuskan mengambil pekerjaan pelatih di Barcelona, meski ia paham bahwa mantan bosnya di tim nasional Belanda itu sudah sejak lama ingin melatih di Camp Nou.
Koeman belum lama ini diumumkan sebagai pengganti Quique Setien di Barca setelah sosok asal Spanyol tersebut dipecat menyusul kekalahan telak 8-2 dari Bayern Munich di babak perempat-final Liga Champions.
Koeman, yang dahulu berposisi sebagai bek di Barcelona, memilih meninggalkan jabatannya di tim nasional Belanda terlepas keinginannya menangani Oranje pada Euro 2020, yang kemudian diundur pada 2021.
Dengan turnamen empat tahunan itu yang dijadwal ulang pada musim panas tahun depan, Koeman lantas memutuskan untuk menerima tawaran Barcelona dan Van Dijk sangat paham akan hal tersebut.
“Kita semua kecewa setelah melihat pelatih tim nasional yang hebat seperti itu pergi, namun kami menerimanya dengan sepenuh hati,” kata bek Liverpool tersebut.
“Anda bisa tanyakan pada setiap pemain di skuad satu demi satu, semuanya akan punya perasaan yang sama. Itu [pekerjaan melatih Barcelona] adalah mimpi terbesarnya.
“Di kehidupan kita saat ini, bertepatan dengan corona dan semua ketidakpastian yang menyertainya, Euro yang tidak akan berlangsung dengan kepastian seratus persen, jika kesempatan seperti itu datang, saya bisa memahaminya."
Van Dijk mengaku sempat dihubungi Koeman yang ingin memberi tahu tentang keputusannya sebelum ia menandatangani kontrak dengan Barcelona.
Dan eks pemain Southampton itu mengatakan bahwa dia tidak mencoba membujuk Koeman agar bertahan karena memahami situasinya sejak awal.
"Saya tidak mencoba membujuknya untuk tetap tinggal saat itu. Itu tentu sudah berlangsung selama beberapa waktu. Tidak ada yang menyangka itu terjadi begitu cepat, tapi kami sangat bahagia untuknya. Sekarang kita harus melanjutkan [perjuangan di timnas Belanda]."
Belanda dipimpin oleh pelatih interim Dwight Lodeweges untuk partai UEFA Nations League kontra Polandia dan Italia.
Lodeweges telah menjadi asisten timnas Belanda sejak 2018, dan ia juga memberikan restu kepada Koeman sembari mempersiapkan pertandingan pertamanya sebagai pelatih.
"Anda tahu cara kerjanya di dunia sepakbola. Dia telah menolak Barcelona dua kali. Jika dia kemudian mendapat kesempatan ketiga, maka Anda berikan itu padanya," katanya.
"Bagi kami, itu sungguh disayangkan, kami tentu saja tidak senang dia pergi, tapi yang pasti kami memahami keputusan Koeman.”


