Kekecewaan terpancar di wajah pelatih PSIS SemarangVincenzo Annese setelah anak asuhnya menelan kekalahan 2-0 dari Bali United di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu (4/8) sore WIB.
Annese mengatakan, permainan PSIS sempat berjalan bagus di babak pertama. Hanya saja, performa mereka mengalami penurunan setelah Fadil Sausu mencetak gol, dan terutama di babak kedua, karena pemain mulai merasa gentar menghadapi Bali United.
“Di awal pertandingan kami cukup baik dengan mengontrol permainan, dan juga posisi yang bagus. Tapi kami kecolongan di babak pertama. Tapi memang performa pemain kami tidak seperti yang diharapkan, khususnya mentalitas. Mereka terlihat seperti takut terhadap Bali United yang tampil memyerang,” beber Annese.
“Kami akui di babak kedua kami cukup down, apalagi setelah gol kedua. Tapi lini tengah tidak kalah sekali. Bali United tidak mengontrol total. Dengan kekalahan ini, ke depannya kami akan mengevaluasi strategi.”
Sementara kiper Joko Ribowo mengaku sedih atas torehan buruk yang dialami timnya. Joko yang masuk menggantikan Jandia Eka Putra di menit ke-79, karena terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, menyesal belum bisa membawa PSIS memperbaiki peringkat di klasemen.
“Selamat untuk Bali United. Saya apresiasi kerja keras teman-teman. Saya sedih belum bisa membawa PSIS naik peringkat. Ke depan saya harap kami lebih bekerja keras lagi, semakin kompak untuk memenangkan pertandingan,” kata Joko. (gk-67)
Goal Indonesia


