Victor Jonson - Ronaldo KwatehPSSI

Victor Jonson Benjamin Dethan - Darah Blasteran Lainnya Di Timnas Indonesia U-16

Bima Sakti memberikan kesempatan kedua kepada Victor Jonson Benjamin Dethan, untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-16, di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Dari namanya saja, sudah bisa ditebak bahwa Victor bukan sepenuhnya berdarah Indonesia. Victor memang merupakan pemain keturunan yang tengah dalam pantauian Bima, untuk masuk skuad Piala Asia U-16 2020 tahun depan.

Ini menjadi kali kedua Victor dipanggil, karena pada Januari lalu namanya sudah masuk daftar. Sayang, kala itu, pemain milik PSM Makassar tersebut tidak bisa berpartisipasi lantaran menderita cedera.

Victor memang bukan nama keturunan pertama yang dipanggil Bima, karena sebelumnya sudah ada Ronaldo Joybera Kwateh, yang memiliki darah Liberia, dan merupakan anak kandung eks pesepakbola, Roberto Kwateh.

Sepenuhnya, Victor adalah orang Indonesia dan besar di sini, meski ada garis darah Kanada dari keluarga. “Ayah saya asli Kupang, NTT [Nusa Tenggara Timur], sedangkan Ibu saya berasal dari Kanada. Saya lahir di Kupang, dan tinggal di Malang,” tutur dia.

Victor Jonson - Ronaldo KwatehPSSI

Tentunya, pemain yang berposisi sebagai sayap kanan ini berambisi untuk bisa membela Merah-Putih di ajang Piala Asia U-16 mendatang. Sejauh ini adaptasi dari Victor ternilai baik, karena ia sudah mengenal kultur Indonesia.

“Saya nyaman berada di sini, ini merupakan rumah kedua bagi saya di sepakbola, tentu setelah klub saya [PSM]. Semua di sini menyambut saya dengan tangan terbuka, namun tentu diperlakukan sama seperti yang lain,” ucapnya dilansir situs resmi PSSI.

Bagaimana tim pelatih memperlakukan pemain membuat Victor makin mudah cair dengan rekan-rekannya. Pendekatan khusus memang dilakukan tim pelatih, salah satunya tidak mau pemain terlalu dekat dengan pemain tertentu.

“Saya sudah terbiasa dan akrab serta bisa berbaur dengan teman-teman lain. Apalagi, dalam tim, kami diatur tidurnya, rotasi kamar, agar kami bisa saling kenal dan berteman baik,” urai produk dari Elite Pro Academy (EPA) PSM ini.

Intensitas latihan di timnas U-16, diakui Victor, memiliki level yang lebih tinggi ketimbang di PSM. “Tapi saya suka, kemudian intensitasnya juga tinggi, namun saya tidak masalah dan masih bisa mengikutinya,” beber dia.

“Tentu dengan kerja keras, saya akan memberikan segenap kemampuan sepakbola saya di tim ini, dan berharap bisa terus dipanggil dan masuk memperkuat tim untuk membela Indonesia di turnamen mendatang,” tutupnya.

Victor Jonson Benjamin DethanPSSI
Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google