OLEH SANDY MARIATNAUEFA resmi menolak permohonan banding Kroasia terkait pengurangan poin menyusul tindakan suporter mereka yang menampilkan simbol swastika di permukaan lapangan.
Insiden itu terjadi ketika Kroasia tengah berhadapan dengan Italia dalam partai lanjutan Grup H Kualifkiasi Euro 2016 pada Juni lalu. Sepanjang laga yang berakhir 1-1 itu, simbol yang melambangkan Nazi itu tampak terlihat di lapangan rumput Stadiun Poljud.
Akibatnya, UEFA menindak tegas Kroasia dengan pengurangan satu poin, denda €100 ribu, dan dipaksa bermain tanpa penonton dalam dua partai kandang kompetitif berikutnya. Tidak terima dengan keputusan itu, Federasi Sepakbola Kroasia (HNS) mengajukan banding yang pada akhirnya mendapat penolakan.
“Badan Banding UEFA telah menguatkan keputusan yang mereduksi Kroasia sebanyak satu poin akibat sikap rasis pendukung mereka dalam partai kualifikasi Grup H melawan Italia. Banding yang dilakukan Federasi Sepakbola Kroasia telah ditolak,” demikian pernyataan resmi dari UEFA, Jumat (18/9).
Keputusan ini membuat Kroasia, yang baru saja memecat pelatih Niko Kovac, bertengger di peringkat tiga Grup H dengan 14 poin dari dua laga, tertinggal empat poin dari pemimpin klasemen Italia dan dua poin dari sang runner-up Norwegia. Jika dalam dua laga tersisa Kroasia tetap finis di peringkat tiga, mereka tetap bisa lolos ke Prancis melalui jalur play-off.
| Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial: | ||
Facebook goal.indonesia | Google Plus +goalcomindonesia | Twitter @GOAL_ID |



