UEFA telah memberikan penjelasan terkait pemberian penalti akhir yang membantu Manchester United mengalahkan Paris Saint-Germain 3-1 dan meraih tiket lolos ke babak perempat-final Liga Champions.
The Red Devils sempat kalah 2-0 di leg pertama babak 16 besar di Old Trafford. Dengan kemenangan 3-1 di leg kedua di Parc des Princes, Kamis (7/3) dini hari WIB, klub besutan Ole Gunnar Solksjaer itu akhirnya berhak lolos ke perempat-final berkat keunggulan agregat gol tandang 3-3.
Momen dramatis tercipta ketika Diogo Dalot melepaskan tembakan keras yang mengenai Presnel Kimpembe. Berdasarkan hasil review VAR, wasit Damir Skomina memutuskan kalau pemain PSG itu melakukan handball di kotak terlarang dan eksekusi tendangan penalti berhasil dituntaskan Marcus Rashford.
Setelah menyaksikan tayangan ulang, pihak UEFA menyatakan kalau sang wasit memberikan hadiah penalti karena tangan Kimpembe "tidak dekat dengan badannya" ketika tembakan Dalot mengenai dirinya.
"Menyusul review lapangan, wasit mengonfirmasi kalau jarak yang ditemouh bola tidak pendek dan dampaknya tidak terduga," demikian bunyi panduan yang dikeluarkan UEFA pada Jumat (8/3) pagi waktu setempat.
"Tangan sang bek tidak dekat dengan badannya, yang membuat badan sang bek lebih besar sehingga mengakibatkan bola tidak bisa melaju ke arah gawang. Oleh karena itu, wasit memberikan tendangan penalti."
Goal Indonesia
Getty



