Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Florentino Perez
Diterjemahkan oleh

Tuntutan pidana? Barcelona seret Florentino Perez ke pengadilan

Krisis antara Barcelona dan Real Madrid tampaknya menuju babak baru di luar lapangan, setelah ditetapkannya jadwal kehadiran Florentino Perez, presiden Los Blancos, di hadapan pengadilan di ibu kota Spanyol, terkait gugatan yang diajukan Barcelona akibat pernyataan yang ia lontarkan dalam sebuah konferensi pers pada Mei lalu.

Menurutlaporan surat kabar "Marca", Florentino Perez akan menghadiri sidang mediasi dengan Barcelona pada 25 November mendatang, tepat pukul 09.40 pagi, di pengadilan Madrid, sebuah langkah yang menandai fase baru dari konflik yang kian memanas antara kedua seteru tersebut.

Barcelona menuntut Florentino mencabut pernyataan

Sidang ini digelar terkait permohonan yang diajukan Barcelona terhadap Florentino Perez atas tuduhan pencemaran nama baik, di mana klub Katalan itu menuntut presiden Real Madrid tersebut untuk mencabut sejumlah pernyataannya yang dinilai merugikan citra dan reputasi klub.

Tujuan utama dari sidang mediasi ini adalah mencapai kesepakatan yang mengakhiri sengketa, namun Barcelona sudah menetapkan langkah yang akan mereka tempuh jika presiden Real Madrid tidak memenuhi tuntutan mereka.

Menurut sikap resmi yang diumumkan Barcelona, ketidakhadiran Perez dalam sidang, atau kehadirannya tanpa mencabut pernyataan yang menjadi pokok sengketa, dapat mendorong klub untuk mengajukan gugatan pidana terhadapnya, sehingga krisis tersebut berubah dari konfrontasi media antara kedua klub menjadi sengketa di hadapan pengadilan.

Pernyataan yang menyulut krisis

Akar permasalahan ini berawal dari konferensi pers yang digelar Florentino Perez pada 12 Mei lalu, ketika ia berbicara tentang kasus Negreira dan melontarkan kritik keras terhadap Barcelona, menegaskan bahwa apa yang ia sebut sebagai korupsi dalam kasus itu bersifat "sistematis" dan merupakan "skandal terbesar dalam sejarah".

Presiden Real Madrid itu mengatakan dalam pernyataannya bahwa kasus tersebut tidak bisa dilupakan, seraya menyebutkan bahwa klubnya tengah menyiapkan berkas setebal 500 halaman untuk dikirimkan ke Asosiasi Sepak Bola Eropa, sekaligus menegaskan bahwa ia telah berbicara dengan para pejabat asosiasi mengenai berkas tersebut.

Perez juga mengatakan bahwa Real Madrid tidak selalu menjadi tim yang dirugikan oleh keputusan-keputusan, seraya menambahkan bahwa Barcelona "selalu keluar sebagai pihak yang diuntungkan", sebelum menegaskan perlunya campur tangan Asosiasi Sepak Bola Eropa dalam kasus ini.

Presiden Real Madrid itu melontarkan pernyataan lain yang memicu kontroversi luas, ketika ia mengatakan bahwa tujuh gelar Liga yang diraih klubnya sebenarnya bisa menjadi 14, dengan mengklaim bahwa tujuh gelar telah "dicuri" dari timnya.

Yuste membalas, dan kasus menuju eskalasi

Pernyataan Perez memicu kemarahan manajemen Barcelona, yang menganggapnya menghina klub dan reputasinya, sehingga Rafa Yuste, wakil presiden Barcelona, membalas beberapa hari kemudian dengan pernyataan keras.

Yuste mengatakan bahwa Florentino Perez "menggunakan fitnah untuk mengguncang stabilitas kami", seraya menegaskan bahwa kedua belah pihak akan bertemu di pengadilan, dan menekankan bahwa Barcelona tidak akan membiarkan nama dan lambang klub dihina.

Pada Juni lalu, Barcelona secara resmi mengumumkan dimulainya proses hukum, dengan menjelaskan bahwa mereka telah mengajukan permohonan untuk menggelar sidang mediasi sebelum mengajukan gugatan pidana terhadap Florentino Perez atas tuduhan pencemaran nama baik, berdasarkan Pasal 205 KUHP Spanyol.

Klub menegaskan bahwa tujuan dari langkah tersebut adalah memaksa Perez untuk mencabut pernyataan-pernyataan tertentu yang dianggap Barcelona sebagai kebohongan dan menghina citra serta reputasinya.

Dengan ditetapkannya sidang 25 November, Florentino Perez kini menghadapi jadwal pengadilan yang menentukan, sementara pertanyaan paling utama adalah apakah konfrontasi ini akan berakhir pada batas sidang mediasi, atau apakah perselisihan antara dua raksasa sepak bola Spanyol ini benar-benar akan berlanjut ke gugatan pidana.




Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google