Tidak ada keraguan bagi Pedro Martins. Juara Liga Primer Inggris Liverpool telah mendapatkan pemain berkelas lainnya.
“Seorang profesional yang fantastis dan pribadi yang fantastis,” itu adalah pernyataan pelatih Olympiakos tersebut mengenai Kostas Tsimikas, rekrutan terbaru The Reds senilai £11,75 juta ($15,4 juta). "Percayalah; dia adalah seseorang yang sempurna untuk permainan Jurgen Klopp.”
Martins tahu persis soal itu, karena dia telah menyaksikan perkembangan Tsimikas selama dua tahun terakhir. Dan meski juru taktik Portugal itu sedih kehilangan pemain yang berpengaruh dan populer di timnya, kekecewaannya itu terganti oleh keinginan untuk melihat muridnya tersebut bersinar di Anfield.
“Dia layak mendapatkan kesempatan ini,” kata Martins kepada Goal dalam wawancara eksklusif. “Dia berkembang pesat, dan sekarang dia akan bermain di liga terbaik di dunia, dan untuk salah satu tim terbaik di dunia.
“Saya tidak bahagia karena kehilangan pemain bagus, tapi saya senang untuk Kostas. Saya berbicara dengannya setelah dia menandatangani kontraknya, dan dia sangat bahagia. Ini adalah salah satu mimpinya."
Tsimikas bergabung dengan rekan satu timnya yang baru di kamp latihan pramusim Liverpool di Austria pada akhir pekan kemarin, dan sekarang akan mencoba untuk menantang Andy Robertson untuk posisi bek kiri di Anfield.
Ini adalah tugas yang menakutkan tentunya, mengingat Robertson tampil impresif selama tiga musim terakhir, tetapi Martins yakin Tsimikas akan menerima tantangan tersebut.
“Dia seorang petarung, yang bermain dengan penuh semangat,” katanya. “Dia punya kepribadian yang kuat, mental yang sangat kuat.
“Dia selalu ingin belajar. Saya tahu Klopp akan menemukan itu, dia akan mendengarkan dengan penuh perhatian. Dia ingin berkembang, dan dia profesional yang bagus. Dia tahu dia harus bekerja keras agar bisa bermain. Dia tahu itu.
“Dia tahu dia harus bersabar, itu pasti. Robertson memiliki musim yang fantastis dan merupakan pemain yang fantastis. Tapi Kostas siap untuk segalanya. Dia akan bersabar dan akan bekerja, setiap hari."
Tsimikas sempat dipinjamkan ke Willem II di Belanda ketika Martins tiba di Olympiakos pada 2018, tetapi dengan cepat membuktikan dirinya sebagai andalan setelah kembali, mencatatkan 74 penampilan dalam dua musim terakhir.
Olympiakos di bawah arahan Pedro Martins merebut kembali gelar Liga Super Yunani musim ini dan bisa meraih dobel di akhir bulan ketika mereka menghadapi AEK di final Piala Yunani.
“Dia meningkat pesat dalam dua tahun,” kata Martins. “Konsistensi, khususnya, dan secara defensif. Dia banyak berkembang di area itu. Saya ingat ketika dia kembali dari Belanda, dia memiliki beberapa masalah, tetapi dia meningkat pesat [dengan] permainan posisionalnya, serta dalam duel.
“Dengan bola, dia tahu apa yang harus dilakukan, tapi dia menjadi lebih agresif tanpa bola dan Anda bisa melihatnya dalam penampilannya.
“Kami sering bicara soal penentuan posisi, lebih terintegrasi dengan garis pertahanan dan lebih waspada. Itu adalah masalah yang dia alami sebelumnya.
“Cara kami bermain adalah tentang zona, dan ketika dia datang dari Belanda, dia lebih sering melakukan penjagaan man-to-man, jadi dia harus berubah dan beradaptasi. Kami bekerja keras untuk meningkatkannya.”
twitter/@lfcDia menambahkan: “Dia selalu sangat terlibat dalam permainan menyerang kami, dan itulah mengapa Klopp ingin merekrutnya. Dia tahu apa yang bisa dia bawa ke Liverpool dalam kaitan itu. Untuk gaya bermain Klopp, Tsimikas sempurna. Dia luar biasa untuk Klopp. Dia memberikan energi, kelebaran, ancaman ofensif. Begitulah cara kami bermain."
Tsimikas juga tiba di Inggris dengan sejumlah pengalaman melawan klub dari Liga Primer.
Waktu itu adalah pertandingan melawan Burnley, khususnya menghadapi mantan pemain sayap Tottenham dan Inggris Aaron Lennon, yang lantas membuat pemandu bakat Liverpool memperhatikan Tsimikas selama kampanye 2018/19, dan pemain internasional Yunani itu juga menarik perhatian dalam pertandingan Eropa melawan Spurs, Arsenal dan Wolves, serta lainnya.
“Jika Anda melihat ke belakang selama musim ini, dia selalu muncul di semua pertandingan sulit,” kata Martins. “Dia sering melawan pemain sayap yang sangat bagus, dan di hampir semuanya dia memenangkan duel.
“Dia bermain bagus melawan Adama [Traore] tapi itu bukanlah hal baru bagi saya! Dia punya permainan seperti ini sebelumnya. Itu adalah Kostas yang normal!
“Saya ingat dia bermain melawan [Magomed-Shapi] Suleymanov dari Krasnodar, yang merupakan pemain sayap yang fantastis. Dia luar biasa. Dia bermain melawan [Daniel] Podence dan Traore saat jumpa Wolverhampton dan dia luar biasa.
“[Melawan] Lucas [Moura] dari Tottenham, dia sempurna. Melawan Arsenal, [Nicolas] Pepe, dia lagi-lagi luar biasa. Dengan siapa pun lawannya, dia akan maju."
Itu terdengar seperti kata-kata yang positif. Martins, jelas, percaya Tsimikas memiliki apa yang diperlukan untuk mengatasi sulitnya Liga Primer.
"Percayalah, saya tahu dia siap," kata pria berusia 50 tahun itu. Liverpool sekarang berharap kepercayaan yang mereka berikan dibayar dengan baik.
Sementara itu, sepakbola Yunani dihantam dengan penutupan paksa akibat Covid-19, seperti hampir kebanyakan negara, dan selagi Martins percaya situasi ini "menantang", dia bangga dengan bagaimana klub mengatasi keadaan tersebut.
“Ini tantangan bagi semua orang," katanya. "Kami semua harus beradaptasi dengan situasi baru dalam hidup kami dan dalam karier kami. Kami harus mengubah beberapa bagian dari metodologi kami, tentunya, dalam kaitan bagaimana cara kami mengelola tim dan mengelola para pemain.”
“Tapi ini adalah sepakbola, dan Anda harus bersyukur atas apa yang Anda lakukan.
"Ketika kami memulai pelatihan individu [setelah lockdown], kami sangat senang tentunya. Kami beristirahat sangat lama, jadi itu sulit, tetapi situasi baru tiba dan kami melangkah dari sana.
"Kami sangat senang dengan cara kami tampil di musim ini, tentu saja. Ini adalah musim yang kuat bagi kami, dengan akhir yang sulit, tetapi kami senang dengan apa yang dapat kami lakukan dan menantikan apa yang akan kami lakukan di masa depan."




