Klub Al Ittihad mengumumkan secara resmi, pada Sabtu malam ini, keberhasilannya merekrut Mukhtar Ali dari Al Ettifaq, menjadikannya rekrutan keenam yang diamankan "Sang Dekan" selama periode transfer musim panas yang tengah berlangsung, dalam langkah yang bertujuan memperkuat skuad tim menjelang bergulirnya kompetisi baru.
Sebelumnya, Al Ittihad telah menuntaskan 5 transfer selama bursa musim panas ini, setelah mengaktifkan klausul pembelian pemain Serbia Jan-Carlo Simic, di samping merekrut Steven Bergwijn, Faris Abdi, Dion Lopy, dan Rakan Kaabi, sebelum menambahkan Mukhtar Ali ke dalam daftarnya melalui transfer baru untuk memperkuat lini tengah.
Baca juga: Dari jantung Al Hilal, pertahanan legendaris menyelamatkan Malcom dari rumor kepergian
Al Ittihad mengumumkan melalui akun resminya di platform "X" bergabungnya Mukhtar Ali ke skuad tim dengan kontrak berdurasi 3 tahun, sehingga tim pelatih mendapatkan pemain yang memiliki fleksibilitas tinggi yang memungkinkannya tampil di lebih dari satu posisi di lapangan, sebab ia mahir bermain di seluruh posisi lini tengah, sementara posisi gelandang jangkar merupakan posisi utamanya, dan ia juga mampu mengisi posisi bek tengah.
Langkah Al Ittihad untuk merekrut Mukhtar Ali datang setelah cedera parah yang dialami Hamed Al Ghamdi, setelah ia mengalami robekan pada ligamen anterior cruciate selama laga persahabatan melawan Orlando Pirates dari Afrika Selatan dalam pemusatan latihan persiapan tim, yang mendorong manajemen "Sang Dekan" untuk mencari pemain yang mampu menutupi kekosongan tersebut dan memberikan tim opsi tambahan di lini tengah.
Mukhtar Ali, yang berusia 28 tahun, memiliki perjalanan karier sepak bola yang bermula dari akademi klub Inggris Chelsea, tempat ia menerima pembinaan dasarnya dan tampil bersama tim muda yang meraih gelar Piala FA Muda pada musim 2015 dan 2016, sebelum menjalani pengalaman bersama Vitesse dari Belanda dengan status pinjaman.
Setelah itu, pemain tersebut kembali ke Arab Saudi melalui pintu Al Nassr pada 2019, kemudian menjalani sejumlah pengalaman bersama beberapa klub, di antaranya Al Fateh dan Al Taee, sebelum menetap di Al Ettifaq pada awal 2025 dengan kontrak berdurasi empat setengah musim, hingga kepindahannya kini ke Al Ittihad dan memberikan "Sang Dekan" seorang pemain serba bisa yang mampu memainkan lebih dari satu peran, sehingga memperkuat opsi tim di lini tengah dan lini pertahanan.



