"Main untuk City dan bukan United? Saya tidak akan melakukan itu. Mengapa? Karena hati saya ada di Manchester United, itulah sebabnya. Saya bisa bilang bahwa itu akan sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat sulit untuk bermain di Manchester City. Sangat sulit karena Manchester United." Itulah kalimat yang dikatakan Cristiano Ronaldo kepada The Sun pada 2013 silam di tengah spekulasi yang mengaitkannya dengan kepindahan dari Real Madrid ke Etihad Stadium.
Delapan tahun berselang, Ronaldo justru bersiap menelan ludahnya sendiri sebagaimana ia diklaim ingin segera meninggalkan Juventus. Bintang internasional Portugal itu bahkan berupaya mendorong kepindahannya ke City sebelum bursa transfer musim panas ini ditutup pada 31 Agustus mendatang.
Langkah Ronaldo ini dipertanyakan banyak orang dan jelas akan ada banyak pihak yang kecewa, termasuk mereka yang memiliki ikatan erat dengan Setan Merah.
GettyBalik pada April kemarin, rivalitas panas dua tim Manchester itu sempat membuat manajer United Ole Gunnar Solskjaer menutup pintu untuk mendatangkan penyerang sekaligus legenda City Sergio Aguero, dan perkataannya di sesi konferensi waktu itu kini kembali viral.
“Ketika saya bermain untuk Man United, jika klub rival mencoba mengontrak saya, dan saya pergi [ke sana], di mana loyalitasnya?” kata Solskjaer, yang pernyataannya terdengar relevan dengan situasi sekarang ini.
“Loyalitas adalah salah satu nilai yang sangat, sangat saya junjung tinggi. Saya tidak berharap ada pemain yang telah bermain untuk klub selama sepuluh tahun dan ingin pergi ke rival lokal mereka.
"Itu bukan saya. Saya tahu kami profesional, tetapi ketika Anda bermain untuk Man United, Anda tidak pergi ke Man City. Kita punya contoh tentang itu dan saya tidak terlalu setuju dengan itu.
"Saya tidak akan menyebutkan nama tapi Anda semua tahu siapa yang saya maksud. Cukup."
Getty ImagesJika Ronaldo pada akhirnya pindah ke City, itu bukan hanya merusak citranya sebagai ikon United. Langkah berani dan nekat di pengujung kariernya ini tentu bakal menambah haters yang ia miliki, dan bukan tidak mungkin suporter yang selama ini memujinya bakal berbalik menyerangnya.
Salah satu mantan rekan satu tim Ronaldo selama kariernya di United yakni Wayne Rooney, yang kini menjadi manajer Derby County, mengaku sulit membayangkan transfer itu terwujud.
"Saya pikir Cristiano memiliki sejarah yang sangat bagus di Manchester United dan saya tahu betapa bangganya ia sebagai pemain dan pribadi," kata Rooney kepada talkSPORT.
"Saya tidak bisa melihat itu [Ronaldo gabung City], namun ini adalah sepakbola sehingga Anda tidak pernah tahu. Ada beberapa yang melakukannya [membelot] tapi tidak seorang pun di level Cristiano. Memang ada Peter Schmeichel dan Andy Cole, tapi saya tidak bisa melihatnya [pindah ke City] sebagai opsi baginya, sungguh."
"Secara finansial tentu saja dia tidak perlu melakukannya. Saya pikir lebih mungkin ia pindah ke PSG."
Getty ImagesRooney lantas menekankan bahwa dalam situasi apa pun dirinya juga tidak akan mau pindah ke City.
"Saya pikir Anda perlu melakukan apa yang benar untuk diri Anda sebagai pribadi, untuk keluarga Anda," katanya. "Semua orang tahu saya tidak akan pernah bisa bermain untuk Liverpool atau Manchester City. Itu jelas, tapi setiap orang berbeda."
Dengan segala hormat untuk Ronaldo dan pencapaiannya di tim Manchester Merah, transfernya ke klub rival, apalagi di periode keemasan mereka, hanya akan memupuk amarah.
Kasus Ronaldo ini tak bisa disamakan dengan Andy Cole atau kiper legendaris United Schmeichel, dengan nama terakhir mengamankan transfer serupa ke City pada 2002 silam. Schmeichel mengklaim takkan pernah pergi ke City jika tahu mereka bakal bersaing langsung dengan United untuk gelar liga.
Meski pemain Denmark itu hanya bermain selama satu musim bersama The Citizens, dengan ia mengukir 29 penampilan, sebagian penggemar United tetap menganggap itu sebagai bentuk pengkhianatan.
"Saya tidak akan pernah bermain untuk Manchester City jika mereka seperti sekarang ini." kata Schmeichel pada 2012 lalu seperti dikutip dari Daily Mail. "Klub itu sekarang tidak seperti yang saya perkuat dulu. Mungkin kit man-nya masih di sana tapi hanya itu.
Getty Images
Getty Images“Mereka baru saja promosi dari Championship ketika saya bergabung dengan mereka. Waktu itu sangat netral dalam cara mereka bersaing dengan Manchester United. Bahkan ketika saya pergi ke Aston Villa, sangat penting bahwa saya tidak bersaing dengan Manchester United."
Lantas apa jadinya jika Ronaldo mewujudkan transfer ke City di saat mereka sedang jaya-jayanya dan United berusaha kembali ke tempat semestinya? Jawabannya tentu bisa ditebak: akan ada banyak suporter United yang dikecewakan dan ia akan dicap 'omdo' atau omong doang lantaran sudah mencapai tingkat candu dalam berbohong.
Pertandingan derbi Manchester di Old Trafford pada 6 November mendatang bakal jadi bukti betapa marahnya fans United jika benar mantan pemain yang mereka puja itu berani membelot ke klub rival, dan bukan mustahil namanya akan dihapus dari ingatan para suporter.
