Bek Cardiff City, Sol Bamba mengatakan bahwa dirinya dan sejumlah rekan-rekan mulai khawatir untuk terbang menggunakan pesawat setelah adanya tragedi hilangnya Emiliano Sala.
Sala sejatinya merupakan penggawa anyar Cardiff yang didatangkan dari klub Ligue 1, Nantes, namun kehadirannya tak kunjung terealisasi setelah dinyatakan hilang dalam perjalanan dari Prancis ke Wales pada 21 Januari lalu.
Kala itu, pesawat Piper Malibu yang ditumpangi pemain asal Argentina tersebut hilang tanpa jejak dan pencarian yang dilakukan oleh kepolisian Guernsey -- bagian Britania Raya -- yang berlangsung selama tiga hari.
Penghormatan khusus diberikan kepada Sala saat Cardiff kalah 2-1 dalam laga tandang Liga Primer Inggris kontra Arsenal di Emirates Stadium dan Bamba mengaku timnya diselimuti suasana sedih.
"Sangat sulit menggambarkan perasaan yang dialami para pemain," ungkap Bamba kepada BBC Sport.
"Situasi yang sangat tak biasa, tragedi besar. Kami semua mengalami dampak itu, seluruh pemain, kota, dan juga segenap klub."
"Kami telah memiliki beberapa bantuan. Kami berpergian menggunakan pesawat dan beberapa pemain berpikir 'Saya tak ingin pergi dengan cara itu lagi.'
"Suasananya begitu mendalam, para petinggi klub telah baik-baik saja dan klub telah berada dalam kondisi bagus untuk mendatangkan seseorang yang dibutuhkan saat kami ingin bicara."
"Dan saya pikir beberapa pemain, mereka butuh membicarakannya. Jadi saya pikir itu adalah pemikiran bagus dari klub dan para petinggi dan semoga dalam beberapa pekan ke depan kami akan merasa lebih baik."



