Cardiff City melalui pimpinan klub, Mehmet Dalman mengonfirmasi bahwa pihaknya memang belum membayar uang transfer Emiliano Sala dari Nantes.
Rabu (6/2) kemarin, ada laporan menyebutkan klub Ligue 1 Prancis bakal menempuh jalur hukum apabila Cardiff tak melunasi pembayaran transfer sebesar €15 juta.
Seperti diketahui, Sala memang resmi menjadi penggawa anyar klub promosi Liga Primer Inggris tersebut, namun tak akan pernah mengenakan kostum mereka karena menjadi korban hilangnya pesawat Piper Malibu di perairan dekat Guernsey pada 21 Januari lalu.
Kala itu, sang penyerang asal Argentina berada di Prancis untuk berpamitan dengan mantan rekan-rekannya di Nantes. Namun musibah menimpa setelah Sala dan pilot David Ibbotson dinyatakan hilang dalam perjalanan kembali ke Wales.
Setelah pencarian sempat dihentikan, Minggu (3/2) kemarin, bangkai pesawat yang membawa Sala ditemukan di perairan Guernsey dan Air Accidents Investigation Branch (AAIB) mengonfirmasi adanya temuan jasad.
AAIB akan berusaha untuk mengangkat jasad tersebut, dan demi menghormati keluarga Sala, Dalman mengatakan Cardiff akan mengizinkan proses itu berjalan sebelum berurusan dengan Nantes.
"Yang bisa saya katakan, karena ini adalah masalah sensitif, adalah saya mengonfirmasi bahwa kabar yang beredar [Cardiff belum membayar kesepakatan transfer] memang benar," ungkap Dalman kelada L'Equipe.
"Dan sejujurnya, saya tak ingin mengatakan apa pun lagi untuk saat ini."
Ketika ditanya mengapa mereka belum membayar, Dalman menjawab: "Alasan pertama adalah jasad yang ditemukan belum diangkat."
"Kami harus menunjukkan respek kepada keluarganya. Ada proses untuk mengangkat bangkai pesawat. Terlalu dini bagi kami untuk memberikan komentar."
"Kami akan membayar ketika kami merasa saatnya sudah tepat. Saya tidak berpikir Cardiff akan mengatakan bahwa kami enggan untuk membayar."





