Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengaku sudah terbiasa menghadapi tekanan selama berkarier, tetapi dia tetap pede toh akhirnya bisa memberikan setidaknya satu gelar juara untuk klub yang ditanganinya.
Jika manajemen Spurs bersabar, Mourinho berjanji akan memberikan trofi bagi The Lilywhites.
Mourinho baru saja membawa Spurs menelan tiga kekalahan beruntun untuk pertama kalinya sejak 2012, catatan ini pernah terjadi ketika klub dikendalikan manajer Harry Redknapp.
Bagaimanapun tekanan yang dihadapi Mourinho di London Utara, dia percaya diri bisa memberikan kejayaan bagi Spurs cepat atau lambat.
"Saya memberi tekanan pada diri saya sendiri setiap hari. Saya tidak perlu orang lain untuk memberi saya tekanan," tegas Mourinho.




"Saya menghadirkan tekanan pada diri saya sendiri setiap hari, ya setiap hari. Jadi bicara sejak 2012 tanpa tiga kekalahan beruntun? Namun, sejak kapan [spurs] tanpa gelar juara? Mungkin saya bisa memberikan mereka satu gelar juara," seru Mourinho, pede.
Mourinho menegaskan, hal terpenting saat ini bagi timnya adalah fokus menghadapi laga yang berada di depan mata. Terdekat, Spurs akan meladeni West Bromwich Albion Minggu esok.
Selain itu, Mourinho ingin pasukannya serius dalam menatap gelar juara Liga Europa musim ini.
"Hal terpenting sekarang adalah West Bromwich Albion. Saya bahkan tidak ingin memikirkan tentang laga kontra Everton atau [Man] City," imbuh pria Portugal itu.
"Saya kira, setelah laga kontra City, kami pergi ke Austria, menghadapi Liga Europa, yang jadi kompetisi besar bagi kami. Kami punya ekspektasi bagus di kompetisi itu," urainya.
"Realitasnya demikian, sampai akhir bulan ini, harus ada motivas besar di hadapan kami. Liga Europa bisa memicu itu, sejak awal kompetisi ini kami sangat serius," katanya lagi.
"Saya tidak bisa lupa bahwa kami telah memainkan banyak pertandingan untuk lolos ke fase grup, lalu laga-laga dalam dua hari di antaranya, berkeliling Eropa untuk memainkannya," tandas eks pelatih Real Madrid dan Inter Milan itu.
