Mantan manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino dikabarkan jadi incaran duo raksasa Serie A Italia.
Pria Argentina itu, seperti diketahui, menganggur sejak dipecat manajemen The Lilywhites pada November tahun lalu. Spurs sendiri kemudian menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih kepala baru mereka.
Menurut Telegraph, Pochettino masuk dalam daftar incaran Inter Milan dan Juventus.
Dalam laporan ini disebutkan, tidak ada kepastian apakah pelatih kedua tim di atas saat ini, Antonio Conte dan Maurizio Sarri, akan tetap dalam posisi masing-masing ketika musim 2019/20 rampung. Isu yang terus berembus, Nerazzurri dan Bianconeri menjajaki potensi untuk mengganti pelatih.
Telegraph mengklaim, bila Inter dan Juve benar-benar memecat Conte dan Sarri, kedua klub ini akan mempertimbangkan untuk mengontrak Pochettino, yang menjalani karier cukup sukses bersama Tottenham.
Juventus memang masih berada di atas angin untuk kembali memenangkan Scudetto musim ini di bawah kepemimpinan Sarri. Meski begitu, para fans mengaku tidak senang dengan cara tim bermain sejak dipoles eks pelatih Napoli dan Chelsea tersebut.
Sebagian fans bahkan menyuarakan agar Sarri dilengserkan dan diganti dengan sosok juru taktik baru.
Sementara di kubu Inter, ada desas-desus yang menyatakan mereka akan memecat Conte untuk kemudian menggantinya dengan pelatih Atletico Madrid yang juga legenda mereka, Diego Simeone. Tetapi, isu terkini menyebut mereka juga memperhitungkan sosok Pochettino bila mendepak Conte.
Namun, Pochettino dilaporkan lebih tertarik untuk menangani tim yang berstatus empat besar di Liga Primer Inggris. Yang jelas, dirinya juga belum memastikan apakah akan kembali merambah manajerial di musim depan atau memilih untuk rehat setahun lagi.
Di tangan Pochettino, 48 tahun, Tottenham disulapnya menjadi salah satu tim yang disegani di Liga Primer, bahkan di tahun-tahun terakhirnya di London Utara, Spurs dibawanya tampil impresif di Liga Champions musim lalu.
Meski belum pernah menghadirkan trofi, Spurs pimpinan Pochettino telah betransformasi menjadi pesaing empat besar yang konsisten. Musim lalu, Spurs secara mengejutkan menjadi runner-up Liga Champions.
