Tottenham Hotspur mengonfirmasi perekrutan bek kiri berusia 19 tahun Destiny Udogie dari klub Serie A Udinese, menjadi rekrutan ketujuh yang dilakukan Spurs di jendela transfer musim panas ini.
Udogie menyetujui kontrak permanen lima tahun dengan Tottenham tetapi ia dipinjamkan kembali ke Udinese di sisa musim 2022/23. Bek itu menarik perhatian Spurs setelah musim yang mengesankan di mana ia mengukir 37 penampilan di semua kompetisi dan mencetak lima gol.
Remaja sensasional itu lantas menyusul Ivan Perisic, Fraser Forster, Richarlison, Yves Bissouma, Clement Lenglet dan Djed Spence yang semuanya pindah ke Tottenham Hotspur Stadium pada kesempatan kali ini.
Berapa Biaya Yang Dikeluarkan Spurs?
Tottenham tidak mengungkapkan biaya untuk Udogie tetapi dilaporkan bahwa klub London utara itu mengeluarkan sekitar £16,8 juta (€20 juta) untuk remaja berbakat tersebut.
Berapa Durasi Kontrak Udogie?
Udogie meneken kontrak lima tahun, yang akan menjaganya di Tottenham hingga setidaknya Juni 2027.
Apa Kata Udogie Soal Tottenham?
Udogie sudah berbicara tentang kepindahannya ke tim Liga Primer dan berharap untuk bisa bekerja dengan manajer Antonio Conte di Tottenham.
"Saya sangat senang," katanya kepada TuttoMercatoWeb. “Ini menyenangkan untuk pergi ke Liga Primer, bekerja dengan Conte, dan menandatangani kontrak dengan Tottenham.
“Saya yakin bersama Conte, saya akan bisa berkembang lebih jauh. Untuk saat ini, bagaimana pun, juga penting untuk kembali dipinjamkan ke Udinese, saya ingin memiliki musim yang baik."
Siapa Udogie?
Udogie memulai kariernya di Hellas Verona, menembus berbagai level usia di klub sebelum promosi ke tim utama.
Dia memulai debut pada November 2020 dan kemudian dipinjamkan ke Udinese pada 2021.
Udinese lantas mempermanenkan Udogie pada 2022 dan ia menjadi pemain reguler tim di Dacia Arena, membantu mereka finis di urutan ke-12 musim lalu.
Udogie pernah membicarakan gaya bermainnya dalam sebuah wawancara dengan The Italian Football Podcast pada April 2022 dan memberi gambaran kepada suporter tentang apa yang bisa dia tawarkan.
Dia menjelaskan: "Saya suka menyerang, saya suka menyerang. Saya memiliki fisik yang sangat bagus, jadi saya menyerang dengan fisik saya," jelasnya. "Juga dengan kaki saya, saya suka menggiring bola, punya skill, dan kecepatan. Saya pikir ini adalah kualitas terbaik saya."




