LIPUTAN ABI YAZID DARI MALANGIkuti di twitter
Kendati tidak mencetak gol melalui permainan terbuka ketika beruji coba melawan Persatu Tuban di Stadion Gajayana kemarin, pelatih Persiba Balikpapan Timo Scheunemann tetap memberikan rekomendasi ke manajemen agar mengontrak Anmar Almubaraki sebagai marquee player.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 itu, Anmar mencetak gol melalui titik putih pada menit ke-55. Satu gol Persiba lainnya dilesakkan kapten tim Marlon da Silva di menit ke-39. Sementara gol Persatu dihasilkan melalui Wira Hadi pada menit ke-47.
SIMAK JUGA: Timo Berharap Malang Tidak Hujan
“Anmar tadi tidak ada kesempatan untuk menembak, padahal itu adalah kelebihannya. Tapi dia bermain sangat tenang, dan paling penting posisinya sesuai dengan yang kami inginkan,” ujar Timo.
“Dari segi kualitas saya tidak meragukan dia, tetapi masih butuh waktu untuk benar-benar menyatu dengan tim ini. Saya akan rekomendasi, tetapi itu nanti ada keputusan dari manajemen untuk mengambil atau tidak.”
Timo menambahkan, walau memetik kemenangan, ia masih belum puas dengan performa tim. Menurut Timo, beberapa kesalahan masih diperlihatkan pemain. Transisi pemain tetap menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran pelatih.
SIMAK JUGA: Bek Persiba Jagokan Persib & Persipura Juara
“Permainan tim ini saya akui masih belum cair. Kami masih ada pemain baru yang membutuhkan chemestry. Selain itu kami juga baru saja mencoba lapangan ini. Pertandingan ini saya pikir sangat bagus. Saya prediksi kami butuh tiga sampai empat pertandingan untuk mencairkan permainan, meskipun saya berharap cepat,” beber Timo.
“Kami sudah oke saat melakukan pressing kepada lawan. Hanya saja transisi permainan harus diperbaiki. Sangat berbahaya jika melawan tim yang punya penyerangan bagus.”
Sementara itu, pelatih Persatu Edi Sudiarto merasa senang mendapatkan kesempatan uji coba melawan tim Liga 1. Hanya saja, permainan bagus ketika menahan Persela Lamongan tidak terulang, karena Persatu kehilangan bek andalannya.
SIMAK JUGA: Gagal Di Persija, Anmar Almubaraki Seleksi Di Persiba
“Kami pikir kami masih ada waktu untuk memperbaiki tim ke depan. Kami bermain cukup bagus melawan tim dari Liga 1. Tetapi hilangnya Seftia Hadi ke Mitra Kukar membuat kami perlu adaptasi lagi. Kami tadi hanya kalah di belakang, sementara di tengah kami bisa mengimbangi,” Jelas Edi.
“Kami mendapatkan grup yang lumayan sulit di Grup 5 dengan adanya Persebaya dan Martapura. Kami pikir setiap laga adalah final, dan kami harus lolos ke tahap berikutnya.” (gk-48)

