Striker Adana Demirspor Mario Balotelli menyambut suka cita pemanggilan kembali dirinya ke timnas Italia.
Terakhir kali penyerang 31 tahun itu berada di skuad Italia pada September 2018 silam, dalam satu laga Nations League kontra Polandia. Setelah itu, batang hidung dia tidak pernah lagi nampak di skuad Gli Azzurri.
Pada pekan ini, Balotelli terpilih untuk masuk dalam kamp latihan Italia di Ceverciano.
Dipercaya kembali Roberto Mancini, yang notabene merupakan mantan pelatihnya ketika bernaung di Inter Milan, Balotelli mengekspresikan rasa antusiasmenya. Ditegaskannya, pemain di usia sepertinya sudah sepantasnya berada di skuad timnas.
"Saya dalam keadaan baik, suasana hati saya juga demikian. Di usia 31 tahun, bermain untuk tim nasional seharusnya wajar, ada kelainan jika tidak bisa berada di sana," kata Balotelli.
Balotelli menegaskan harapannya untuk Italia agar bisa lolos ke Piala Dunia Qatar tahun ini. Sebagaimana diketahui, Italia harus melalui tahapan play-off untuk melaju ke putaran final turnamen akbar empat tahunan itu.
"Saya harap, Italia bisa lolos ke Piala Dunia. Mereka memang pantas mendapatkan itu. Saya tidak mengerti kenapa mereka bermain di play-off, tapi hal semacam ini bisa terjadi," imbuh Balotelli.
Perihal pemanggilan yang dilakukan Mancini terhadapnya, Balotelli menambahkan: "Kami berbicara dan segalanya berjalan baik. Dia memberi saya debut dan saya harap dia akan menjadi seseorang yang melihat saya menyelesaikan [karier] suatu saat nanti."
Mantan penyerang Inter Milan dan Manchester City ini telah bermain di 19 pertandingan Super Lig Turki dengan mengemas delapan gol.


