Pelatih timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, mesti pintar mengatur komposisi skuat di tengah jadwal yang padat dan minimnya persediaan pemain yang ia bawa ke Jepang untuk Turnamen Jenesys 2018.
Dari 18 pemain yang awalnya terdaftar untuk bertolak ke Jepang, Garuda Asia akhirnya hanya memboyong 17 pemain karena Amanar Abdillah yang berposisi sebagai winger cedera. Pelaksana turnamen pun tak mengizinkan adanya pergantian.
"Itu yang menyulitkan, dari panitia tidak boleh [pemain] diganti atau ditukar. Apapun itu, pemain yang kami bawa tentu mereka saya yakin akan bertempur habis-habisan," ungkap Fakhri.
"17 pemain yang saya bawa bisa main lebih dari satu posisi, seperti David Maulana, Andre Oktaviansyah atau Rendy Juliansyah yang dulu striker saya coba menjadi gelandang. Jadi kekurangan satu pemain itu ditutupin dengan seperti itu," imbuhnya.
Dalam rentang waktu dua hari berturut-turut, 8-9 Maret, Hamsa Lestaluhu dan kolega harus melawan Filipina dan kemudian Kamboja keesokan harinya. Hajatan Genesys juga disertai kegiatan lain di luar sepakbola.
"Kegiatan lain di luar sepakbola dilaksanakan setelah pertandingan selesai. Kalau saya melihat jadwal maka tidak akan berpengaruh kepada pemain. Jadi saya pikir itu bukan masalah," tukas mantan kapten timnas Indonesia itu.



