Kylian Mbappe MonacoGetty Images

Tim Terbaik Ligue 1 Prancis 2016/17


OLEH    YUDHA DANUJATMIKAIkuti di twitter

Musim yang luar biasa di Prancis! Monaco telah menjadi klub ketujuh yang menjuarai Ligue 1 dalam sepuluh tahun terakhir. Mereka secara mengejutkan telah mengkudeta Paris Saint-Germain yang goyah di awal musim.

Gaya sepakbola juara Ligue 1 itu telah jadi bahan perbincangan di sepakbola Eropa musimini. Adapun ledakan kecil Nice tidak boleh dilupakan seiring mereka mendominasi Ligue 1 hingga badai cedera mengadang.

SIMAK JUGA - Verratti di PSG Sampai Musim Depan

Dengan kedatangan investasi baru di Marseille dan Lille di musim panas, musim depan bakalan semakin sengit, tapi sebelum menantikan hal tersebut, Goalmemilih tim terbaik dari musim 2016/17.

YOANN CARDINALE (Nice):

Secara mengejutkan tak terdaftar dalam kandidat Kiper Terbaik Ligue 1. Penjaga gawang Nice ini menjadi sosok krusial di bawah mistar laskar Lucien Favre. Cardinale mencatatkan persentase penyelamatan tertinggi di liga dan melakukan aksi krusial di momen penting. Momen puncaknya adalah kemenangan atas PSG di Parc des Princes pada April lalu.

DJIBRIL SIDIBE (Monaco):

Bek sayap Monaco ini menunjukan keserbabisaan sepanjang musim, bisa bermain di sektor kanan maupun kiri pertahanan. Sementara ia dianggap terlalu fokus untuk menyerang, gaya bermainnya cocok dengan Monaco yang obsesif dalam serangan. Salah satu pemain paling mendebarkan di Liga.

HD Djibril SidibeGetty

KAMIL GLIK (Monaco):

Kepergian Ricardo Carvalho musim lalu mendorong Monaco untuk mencari bek berpengalaman dan kuat. Mereka menemukannya dalam diri pemain Polandia, yang ketenangannya turut memengaruhi perkembangan Jemerson muda. Sering tampil untuk mencetak gol penting, mencetak enam gol di Ligue 1.

THIAGO SILVA (PSG):

Musimnya bakal ternodai oleh kekalahan 6-1 dari Barcelona, namun di Ligue 1 ini menjadi musim yang bagus untuk bek tengah Brasil ini. Ia mampu membaca permainan dengan baik dan menjaga kerapatan gawang PSG.

MARCAL (Guingamp):

Benjamin Mendy dari Monaco sedikit beruntung gagal mengamankan posisi ini, tapi bek sayap Guingamp merupakan salah satu yang terbaik di Ligue 1 musim ini. Pemain 28 tahun asal Brasil ini punya daya gedor istimewa. Sudah tujuh assist dicetak hingga akhir musim, lebih banyak dari pemain mana pun di posisinya.

SIMAK JUGA - Rekapitulasi Ligue 1 2016/17

BERNARDO SILVA (Monaco):

Salah satu pemain yang memanjakan mata. Silva merupakan pemain yang paling berkelas di Eropa musim ini. Mengandalkan kemampuan teknik, bintang 22 tahun ini menjadi pengatur permainan Monaco. Tidak heran Manchester City memboyongnya dengan harga mahal.

JEAN MICHAEL SERI (Nice):

Seri sering dibandingkan dengan N'Golo Kante karena tenaganya, tapi sejatinya ia lebih dari sekadar fisik. Ia lebih bisa mengisi banyak posisi dan lebih ofensif, bahkan tampil menonjol ketika Nice kehilangan Alessane Plea dan Wylan Cyprien karena cedera jangka panjang. Mencetak enam gol dan sembilan assist.

SIMAK JUGA - Emery Tak Pernah Takut Dipecat

MARCO VERRATTI (PSG):

Gagal menginspirasi PSG menjuarai Ligue 1 sekali lagi. Kendati begitu, bintang Italia ini terus berkembang sebagai gelandang. Kemampuan umpannya masih tak tertandingi, seiring dirinya mencatatkan tiga gol dan lima assist.

THOMAS LEMAR (Monaco):

Satu lagi pemain sukses dari Stade Louis II musim ini. Bek kiri ini menikmati musim yang indah bersama Monaco setelah datang dari Caen musim panas lalu. Ia sudah mencetak sembilan gol dan mengarsiteki sepuluh assist.

gfx ligue 1 totsplaying surface

EDINSON CAVANI (PSG):

Permainan PSG sedikit berpusat pada Cavani dan striker Uruguay itu mencetak rata-rata satu gol per laga. Walau sempat absen karena cedera, Cavani mampu bangkit dan jadi topskor Prancis musim ini. Pergerakan tanpa bola dan keunggulan di duel udara jadi senjatanya sepanjang tahun.

KYLIAN MBAPPE (Monaco):

Kabar gembira untuk dunia sepakbola selama musim ini adalah Mbappe, yang kemampuan eksplosifnya mengundang banyak perhatian. Di usia 18 tahun, ia menunjukkan soliditas di banyak aspek - dan bukan sekadar mencetak gol. Assistnya untuk Bernardo Silva dalam kemenangan 3-0 atas Lille adalah umpan kelas dunia, seiring diriny amencetak 15 gol.

Iklan