Antonio Conte tidak bisa secara instan menyulap Tottenham Hotspur jadi tim juara dalam rentang satu-dua musim.
Menurut legenda Liverpool Jamie Carragher, setidaknya pria Italia itu butuh waktu hingga tiga tahun untuk membangun kembali fondasi The Lilywhites agar mereka bisa bersaing di jalur kampiun.
Conte, 52 tahun, dikabarkan telah menyepakati duduk di kursi panas London Utara dengan bayaran £15,5 juta per tahun setelah Nuno Espirito Santo dipecat. Mantan pelatih Juventus, Chelsea dan Inter Milan itu diberi kontrak berdurasi 18 bulan.
Jika akhirnya Conte menerima pekerjaan di Spurs, itu akan jadi momen pertama kalinya dia kembali ke dunia manajerial di Inggris setelah meninggalkan Chelsea 2018, klub yang dibawanya langsung juara Liga Primer di musim perdananya pada 2016/17.
"Saya akan senang melihat Conte kembali ke Liga Primer," tutur Carragher jelang Monday Night Football di Sky Sports.
"Saya kira, dia memiliki magis di kesempatan pertamanya. Dia adalah pria yang punya karakter brilian, personalitasnya, saya ingin melihat dia kembali ke Liga Primer, jadi saya harap itu akan terjadi," katanya lagi.
"Saya kira, seorang manajer akan memerlukan waktu lebih dari 18 bulan untuk mengubah Tottenham biarpun saya adalah pengagum berat Antonio Conte dan betapa cepat kesuksesan diraihnya dengan Chelsea dan setiap klub yang ditanganinya," urainya.
"Saya kira, akan sangat sulit mereplikasi kesukesan dalam 18 bulan," tegasnya.
Carragher melihat, ada banyak PR yang mesti diselesaikan Conte di Tottenham, sehingga waktu satu-dua musim tidak akan cukup bagi sang manajer untuk meraih kejayaan.
"Saya kira, dia memerlukan 18 bulan lagi untuk membangkitkan kembali Tottenham, bahkan mungkin bersaing [di jalur juara]," tambah Carragher.
"Ketika saya mengatakan 'bawa Tottenham kembali', mungkin kembali di mana mereka saat ditangani [Mauricio] Pochettino, saat mereka punya peluang untuk memenangkan berbagai trofi dan menekan para pemain untuk merebut juara, tampil di Liga Champions dari musim ke musim," ulas Carragher.
"Saya kira, ada banyak PR yang harus diselesaikan. Apakah saya berpikir Conte bisa mengubah keadaan dalam 18 bulan? Saya kira, itu akan sulit bahkan untuk orang sekaliber dia," pungkasnya.


